Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
RIA , PUSPITASARI JATMIKA
Subject
TP155 Chemical engineering
Datestamp
2012-02-20 06:19:57
Abstract :
Perencanaan pabrik rosin dan turpentine ini diharapkan dapat berproduksi
dengan kapasitas 2.000 kg/jam rosin dalam bentuk liquid. Pabrik beroperasi
secara continuous selama 330 hari dalam setahun.
Kebutuhan rosin di dunia cenderung meningkat, hal ini dikarenakan
perkembangan pada bidang industri electronik dan industri kaca. Di Indonesia
industri rosin atau dikenal dengan nama Gondorukem mempunyai peranan
penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Secara singkat, uraian proses
dari pabrik rosin dan turpentine sebagai berikut :
Pertama-tama getah pinus dilelehkan kemudian dicuci dan disaring. Getah
kemudian dimasak untuk proses penguapan turpentine, sedangkan rosin berada
produk bawah. Turpentine kemudian dikondensasi, difiltrasi dan dikeringkan pada
dehydrator untuk kemudian ditampung sebagai produk samping.
Pendirian pabrik berlokasi di Manyar, Gresik dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 182 orang
Sistem Operasi : Continuous
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 23.960.953.000
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 4.183.561.000
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 28.144.514.000
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 25.864.344.000
* Biaya Utilitas (1 tahun) : Rp. 2.250.885.000
- Steam = 52.080 lb/hari
- Air pendingin = 317 M3/hari
- Listrik = 1.800 kWh/hari
- Bahan Bakar = 696 liter/hari
* Biaya Produksi Total (Total Production Cost) : Rp. 50.202.728.000
* Hasil Penjualan Produk (Sale Income) : Rp. 66.069.630.000
* Bunga Bank (Kredit Investasi Bank Mandiri) : 13,5%
* Internal Rate of Return : 20,70%
* Rate On Investment : 18,34%
* Pay Out Periode : 4,3 Tahun
* Break Even Point (BEP) : 32%