Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
AKHMAD, AFANDI
Subject
T55.4 Industrial engineering. Management engineering
Datestamp
2012-02-20 06:30:22
Abstract :
Persaingan kualitas produk di dunia industri semakin meningkat. Perusahaanperusahaan
manufaktur pun berlomba-lomba untuk membuat produk yang dapat
diterima dipasaran dengan baik. Kualitas merupakan rangkaian keseluruhan karakterstik
dan keistimewaan dari suatu produk atau jasa dalam memuaskan sebagian atau
keseluruhan kebutuhan dari konsumen. Konsumen sebagai pemakai produk semakin
kritis dalam memilih atau memakai produk oleh karena itu keadaan ini mengakibatkan
peranan kualitas semakin penting.
CV. Faris Colletion sebagai salah satu perusahaan manufaktur di Indonesia yang
memproduksi konveksi menginginkan produk mereka dapat lebih menguasai pasar
dengan meminimalkan defect yang terdapat pada produk mereka. Metode yang
digunakan untuk menganalisis kualitas produk baut mereka adalah siklus perbaikan
terus-menerus DMAIC. Dengan metode ini nantinya akan diperoleh tingkat DPMO dan
level sigma dari kualitas produk yang mereka buat. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui baseline kinerja dari segi tingkat DPMO dan level sigma, faktor ?
faktor yang mempengaruhi kualitas dan menentukan tindakan perbaikan untuk
memperbaiki kualitas produk konveksi.
Hasil penelitian menunjukkan kinerja proses pembuatan produk konveksi
mempunyai tingkat DPMO sebesar 7.764 dan level sigma sebesar 3,92. Faktor ? faktor
yang mempengaruhi hasil tersebut adalah karena mesin, operator, material, lingkungan
kerja, dan metode untuk memperbaikinya harus dilakukan pembenahan pada faktor ?
faktor tersebut.
Kata kunci : DMAIC, DPMO, Level Sigma, konveksi