Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
APRIANA , KARTIKA PUTRI
Subject
T55.4 Industrial engineering. Management engineering
Datestamp
2012-02-20 08:13:47
Abstract :
Dalam proses produksi perusahaan dituntut untuk dapat mensupply produk
dengan tepat waktu kapanpun dan jumlah berapapun. Dalam hal ini perencanaan
kebutuhan kapasitas waktu produksi tidak optimal, maka akan mengganggu
kelancaran jadwal produksi sehingga akan menimbulkan kerugian dari segi waktu
dan produksi. Untuk itu diperlukan metode perencanaan kebutuhan kapasitas waktu
produksi yang sesuai untuk memaksimumkan output produksi guna memenuhi
permintaan pasar.
PT. Barata Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
konstruksi baja yang salah satunya memproduksi bogie. Permasalahan yang dihadapi
oleh perusahaan adalah sering terjadinya keterlambatan proses produksi pada produk
Bogie, sehingga mengganggu kelancaran jadwal produksi dan menimbulkan kerugian
dari segi waktu dan produksi. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi upaya PT.
Barata Indonesia untuk meningkatkan hasil produksinya, sehingga pemenuhan
permintaan konsumen menjadi terhambat.
Dengan adanya permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan
metode Capacity Requirement Planning (CRP), dengan harapan PT. Barata Indonesia
dapat melakukan perencanaan dan pelaksanan untuk menyesuaikan tingkat
kedatangan pesanan sesuai dengan kapasitas waktu yang tersedia dengan
mengidentifikasi area pusat kerja yang melebihi kapasitas dan yang berada dibawah
kapasitas yang tersedia sehingga waktu proses pembuatan produk lebih cepat.
Pada perhitungan kekurangan kapasitas waktu pada bulan Januari 2010-
November 2011 dapat diketahui bahwa dengan metode perusahaan mengalami total
kekurangan kapasitas waktu sebesar 774 jam, sedangkan menggunakan metode CRP
mengalami kekurangan kapasitas waktu sebesar 244,5 jam, sehingga metode CRP
lebih baik, karena kekurangan kapasitas waktu yang dihasilkan lebih kecil
dibandingkan dengan metode yang selama ini digunakan oleh perusahaan. Dalam
memenuhi permintaan pada bulan Desember 2011 ? Desember 2012 dengan
menggunakan jam kerja 8 jam/shift, ternyata perusahaan masih mengalami
kekurangan kapasitas waktu sebesar 253,6 jam, untuk mengatasi hal tersebut maka
diberikan usulan penambahan jam kerja menjadi 9 jam/hari, sehingga kekurangan
kapasias waktu dapat diatasi.
Kata kunci : Perencanaan Kebutuhan kapasitas, Capacity Requirement Planning
(CRP)