Abstract :
Kinerja manusia merupakan sumbangan yang sangat penting bagi kinerja
suatu organisasi. Metode kerja dan fasilitas kerja yang digunakan dalam bekerja
seharusnya dapat membuat pekerja merasa aman, nyaman dan tidak menimbulkan
rasa lelah (fatique) yang berlebihan sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan
secara efisien dengan hasil yang seoptimal mungkin dan mutu yang tetap terjaga.
PT.X, Gresik adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan
pupuk.
Metode kerja yang diterapkan oleh perusahaan khususnya pada bagian
(packing) terlihat bahwa operator (pekerja) didalam melaksanakan pekerjaannya
bekerja dengan cara berdiri selama jam kerja. Yang mana penerapan metode ini
memberikan dampak seperti: pekerja mengalami rasa lelah (fatique) yang
berlebihan terutama pada bagian kaki, dan tidak menentunya hasil kerja yang
dicapai oleh masing-masing pekerja yang akhirnya berdampak pada kapasitas
bagian pengemasan (packing) yang bersifat fluktuatif. Karena itu penelitian ini
berusaha untuk mengidentifikasi dan memperlihatkan tingkat kelelahan (fatique)
otot yang telah dialami oleh operator secara empirik dengan menggunakan
kuisioner data keluhan pekerja, sehingga dibutuhkan penambahan fasilitas kerja
yang dapat mengurangi rasa lelah (fatique) yang berlebihan dalam upaya
peningkatan produktivitas kerja.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian-bagian otot pekerja yang
mengalami rasa lelah (fatique) yang berlebihan pada punggung,pinggul,bahu,paha
dan bokong. Dan saya mengusulkan adanya penambahan fasilitas kerja berupa:
kursi tinggi (high chair) tanpa sandaran bahu yang adjustable, dengan ukuran:
Tinggi penyangga kursi dalam rentang: 85,2cm.;Tinggi sandaran kursi dalam
rentang: 52,4cm.; dan Lebar dudukan kursi: 58,3 cm ; Lebar sandaran kursi 67,9
cm.
Kata kunci: fatique, packing, antropometri, adjustable.