Abstract :
Selama ini Pseudomonad fluoresen isolat Pf-122 mampu menghambat perkembangan penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh bakteri R. solanacearum dengan indeks penyakitnya 49,9%, sehingga Pseudomonad fluoresen dapat menekan pertumbuhan R. solanacearum sebesar 5 1,1% (Wuryandari et al., 2005).
Untuk itu Agensia Hayati Pseuodomonad fluoresen perlu diadakan penelitian atau percobaan lebih lanjut untuk menambah tingkat kemampuan antibiotik terhadap penyakit layu bakteri pada tanaman jenis Solanaceae dengan salah satu altematiffiya yaitu dengan mengkombinasikan agensi hayati yang lain. Dan penelitian sebelumnya (Mujoko, 2005) menjelaskan bahwa salah satu isolat Actinomycetes dapat menekan pertumbuhan Fusarium sampai dengan 100 %. Agensia hayati Actinomycetes Adalah sebagai salah satu Agrobacterium yang berperan dalam pengendalian hayati pada tanaman jenis Solanaceae (pada tanaman lombok) untuk pengendalian penyakit layu Fusarium (Hasanuddin, 2003). Maka dimungkinkan kombinasi antara agensia hayati Pseudomonad fluoresen yang dapat menekan pertumbuhan layu bakteri yang disebabkan oleh R. solanacearum 60 % (Wuryandari, 2005) dengan Actinomycetes yang dapat menekan pertumbuhan penyakit layu Fusarium sampai 60% pada tanaman tomat (Mujoko, 2005) akan meningkatkan kemampuanya dalam menekan pertumbuhan R solanacearum secara in vitro.