Abstract :
Perkembangan teknologi dan pasar bebas yang marak dengan berbagai
persaingan, penerapan kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu
prasyarat yang ditetapkan dalam hubungan ekonomi perdagangan barang dan jasa
antar negara yang harus dipenuhi oleh seluruh negara anggota, termasuk bangsa
Indonesia.
PT. Iga Abadi merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi kayu.
Evaluasi / audit terhadap implementasi program kesehatan dan keselamatan kerja
(K3) merupakan hal rutin yang harus dilaksanakan oleh setiap perusahaan.
Pengukuran tingkat keberhasilan pelaksanaan program K3 yang hanya didasarkan
pada parameter output jumlah kecelakaan yang terjadi, kurang obyektif karena
tidak mempertimbangkan proses yang ditempuh untuk mendapatkan output
tersebut.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memberikan
pengukur tingkat pencapaian implementasi program Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3) dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3).
Berdasarkan hasil penelitian ini adalah pencapaian tingkat implementasi
program K3 di PT. Iga Abadi sebesar 82 %, sehingga termasuk dalam kategori
Kuning ( berada pada range 60 % - 84 % ). Level/ tingkat implementasi program
K3 di PT. Iga Abadi berada pada level 2 (cukup aman). Usulan perbaikan dan
pencegahan kecelakaan kerja di PT. Iga Abadi adalah dengan mengadakan
training produksi, menjalankan SOP dengan baik, menggunakan APD/ alat
pelindung diri dengan baik (eye glass, glove, masker) dan juga menggunakan hand
lift untuk mengengkat barang dan menurunkan barang yang berat serta Training
?material handling?
Kata kunci : Evaluasi, Audit, Implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja,
Hazards, risk assessment