Abstract :
PT.Sinar Sosro Gresik merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang
industri manufaktur dengan produk yang dihasilkan adalah Fruit Tea. Untuk
menghasilkan produk berkualitas tinggi PT. Sinar Sosro Gresik melakukan pengendalian
kualitas dengan langkah awal berupa pengidentifikasian kecacatan produk agar dapat
mengurangi kesalahan proses seminimal mungkin.
Adapun masalah yang dihadapi oleh PT. Sinar Sosro Gresik agar perusahaan
mampu bertahan hidup dalam kompetisi bisnis yang semakin ketat antara lain produk
yang mereka produksi selalu tidak sempurna atau tidak bebas cacat (defect free).
serta perusahaan harus mampu memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk
yang dihasilkan adalah produk yang berkualitas. Untuk itu perlu diciptakan pengawasan
pada produk mutlak diimplementasikan sebagai jaminan pada konsumen bahwa produk
yang dijual kepasaran memiliki mutu atau kualitas yang baik sehingga manajemen
kualitas dari perusahaan berorientasi untuk terus menerus berupaya meningkatkan
kualitas dramatik menuju kegagalan nol (zero defect).
Tujuan dari dari penelitian ini adalah untuk menjawab pokok permasalahan yang
telah disampaikan di atas, yaitu mengetahui cacat produk yang ada di PT. Sinar Sosro
Gresik dan menentukan faktor-faktor penyebab kecacatan produk.
Dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA), untuk mengetahui
permasalahan tersebut serta memberikan usulan perbaikan untuk melakukan pencegahan
dan mengurangi potensi penyebab kecacatan produk.
Dari hasil analisis menunjukan bahwa jenis cacat yang berpotensi untuk
diadakan analisa yaitu, jenis kecacatan Flep Seal Tidak Merekat probabilitasnya 0,222
atau 22,2 % dimana akar ? akar penyebabnya adalah operator yang melakukan seting
mesin kurang tepat, mesin trobel dan kualitas bahan baku kurang bagus. Seal
Kemasan Bocor probabilitasnya 0,1963 atau 19,63 %.dimana akar ? akar penyebabnya
adalah operator kurang terampil, setting mesin kurang tepat, roll perekat kurang
panas dan roll aus. Kemasan Penyok probabilitasnya 0,131 atau 13,1
%.penyebabnya adalah Sliding roll miring, posisi cuter kurang presisi, paper robek
dan operator kurang teliti. Penyambungan Paper probabilitasnya 0,048 atau 4,8
%.akar penyebabnya adalah posisi cuter kurang presisi, cuter tumpul, paper robek
dan operator kurang teliti., dan untuk Tanpa Stow / Sedotan, probabilitasnya 0,0077
atau 0,77 %.akar penyebabnya adalah operator kurang teliti, operator kurang
tanggap pada pengaturan speed mesin, suhu nosel mesin glue terlalu panas dan
nosel mesin glue buntu. Usulan perbaikan untuk perusahaan berdasarkan Correction
Action dilakukan pada jenis cacat yang memiliki probabilitas lebih dari 10 % yaitu pada
jenis kecacatan Nepkin Peaper tidak Presisi, Seal Kemasan Bocor, Posisi Logo Kurang
Presisi.
Kata kunci : Pengendalian Kualitas, mass production, Probabilitas, Fault Tree
Analysis, Correction Action.