Abstract :
Meningkatnya persaingan usaha dan semakin rumitnya situasi yang
dihadapi oleh perusahaan modern masa kini menuntut ruang lingkup dan peran
seorang manajer keuangan yang semakin luas. Perusahaan melalui manajer
keuangan harus mampu menjalankan fungsinya di dalam mengelola keuangan
dengan benar dan seefisien mungkin. Ukuran yang digunakan untuk menilai
keberhasilan seorang manajer keuangan dalam mengelola keuangan perusahaan
adalah dengan melihat nilai perusahaan. Nilai perusahaan tercemin dari harga
saham yang stabil dan dalam jangka panjang mengalami kenaikan. Semakin tinggi
harga saham maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang
tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi
menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Dalam hal ini faktorfaktor
yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan adalah kebijakan leverage,
kebijakan dividen, dan price earning ratio.
Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan
data yaitu dengan teknik dokumentasi. Untuk data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kebijakan leverage, kebijakan dividen, dan price earning
ratio. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 9 perusahaan LQ45
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005 ? 2008. Untuk teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan untuk menguji
hipótesis digunakan teknik análisis regresi linier berganda.
Hasil pengujian yang diperoleh bahwa kebijakan leverage secara
signifikan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan telah terbukti
kebenarannya dan kebijakan dividen secara signifikan berpengaruh positif
terhadap nilai perusahaan juga teruji kebenarannya, sedangkan price earning ratio
tidak signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ45
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tidak teruji kebenarannya.