DETAIL DOCUMENT
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) PADA SISWA KELAS IV SDN 1 SOWANKIDUL JEPARA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Nafi’ah, Farihatun
Subject
Pendidikan dasar 
Datestamp
2014-04-10 04:38:19 
Abstract :
Hasil belajar yang rendah merupakan salah satu masalah yang di alami siswa kelas IV SDN 1 Sowankidul Jepara, observasi yang dilakukan terhadap hasil belajar siswa semester 1 menujukkan bahwa 37,5% siswa dinyatakan belum tuntas. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu diadakan perbaikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah: (1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN 1 Sowankidul Jepara yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran STM? (2) Apakah melalui model pembelajaran STM dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SDN 1 Sowankidul Jepara? Tujuan penelitian ini: (1) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN 1 Sowankidul Jepara yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat?. (2) Mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar IPS dengan diterapkannya model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat pada siswa kelas IV SDN 1 Sowankidul Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan selama 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 23 siswa, terdiri dari 11 laki-laki dan 12 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran STM dapat terlaksana dengan baik, yaitu dengan perolehan persentase pada siklus I sebesar 58,75% dengan kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 85% dengan kategori baik. (2) Hasil belajar siswa dinyatakan tuntas dengan perolehan persentase pada siklus I sebesar 65,21% dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 91,30% dengan kategori sangat baik. Sedangkan hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik dianalisis menggunakan data aktivitas dan keaktifan siswa. Keaktifan siswa pada siklus I sebesar 61,82% dengan kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 75,82% dengan kategori baik. Aktivitas siswa siklus I sebesar 62,23% dengan kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 82,48% dengan kategori baik. Berdasarkan temuan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas IV SD 1 Sowan Kidul dapat meningkat dan berhasil dengan baik setelah digunakannya model pembelajaran STM. Saran setelah dilakukan penelitian ini ialah sebelum menggunakan model pembelajaran STM diharapkan peneliti lebih memahami arti model pembelajaran STM agar tercipta hasil belajar yang baik.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus