Abstract :
ABSTRAK
Persaingan kualitas produk di dunia industri semakin meningkat. Perusahaanperusahaan
manufaktur pun berlomba-lomba untuk membuat produk yang dapat
diterima dipasaran dengan baik. Dan untuk mewujudkannya, perusahaan harus
berusaha menghilangkan variasi dari produk mereka.
UD. Azam Jaya sebagai salah satu perusahaan manufaktur di Indonesia yang
memproduksi sandal gunung menginginkan produk mereka dapat lebih menguasai
pasar dengan meminimalkan variasi yang terdapat pada produk mereka. Metode yang
digunakan untuk menganalisis kualitas produk baut mereka adalah siklus perbaikan
terus-menerus DMAIC. Dengan metode ini nantinya akan diperoleh tingkat DPMO
dan level sigma dari kualitas produk yang mereka buat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui baseline kinerja dari segi
tingkat DPMO dan level sigma, faktor ?faktor yang mempengaruhi kualitas dan
menentukan tindakan perbaikan untuk memperbaiki kualitas produk sandal gunung.
Hasil penelitian menunjukkan kinerja proses pembuatan sandal gunung
mempunyai tingkat DPMO sebesar 3.372 dan level sigma sebesar 4,209. Faktor ?
faktor yang mempengaruhi hasil tersebut adalah karena mesin, operator, material, dan
lingkungan kerja, dan untuk memperbaikinya harus dilakukan pembenahan pada
faktor ? faktor tersebut.
Kata kunci : DMAIC, DPMO, Level Sigma, Sandal Gunung