Abstract :
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan menganalisis model konseptual dari Lembaga
Bimbingan Belajar Primagama Ngagel Jaya. Primagama Nginden, Primagama
Rungkut yang berada di kawasan Surabaya Timur dengan menggunakan
tinjauan pada analisis Konsep 4D (Disconfirmation, Dissatisfaction, Dissonance,
Dissafection dalam mengevaluasi kualitas layanan bimbingan belajar dan
perngaruhnya terhadap motivasi belajar siswa, diharapkan dapat membantu
pihak Primagama dalam meningkatkan kualitas Layanan bimbingan belajar serta
bisa meningkatkan motivasi belajar siswa. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 119 siswa yang belajar di Primagama Ngagel Jaya,
Primagama Nginden, dan Primagama Rungkut yang berada di Surabaya Timur.
Beberapa uji perlu dilakukan sebelum data agar sesuai dengan asumsiasumsi
yang diisyaratkan oleh analisis data Multivariate (validitas da reliabilitas,
kenormalan, multicolonierity atau singularity). Metode analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling [SEM].
Dengan menggunakan AMOS 4,01 hasil pengujian menunjukkan bahwa
Dissatisfaction mengevaluasi secara negatif Kualitas layanan Bimbingan, tidak
diterima. Disconfirmation mengevaluasi secara negatif kualitas layanan
bimbingan, tidak diterima. Dissafection mengevaluasi secara negatif Kualitas
Layanan bimbingan, tidak diterima. Dissonance mengevaluasi secara negatif
Kualitas Layanan Bimbingan, dapat diterima. Kualitas Layanan bimbingan
berpengaruh positif terhadap motivasi eksentrik, tidak diterima.
Kata kunci : Disconfirmation, Dissatisfaction, Dissonance, Dissafection,
Eccentric Motivation