DETAIL DOCUMENT
ANALISA DAYA MOTOR TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI PADA MESIN PEMARUT DAN PEMERAS KETELA SEBAGAI TAHAP AWAL PROSES PEMBUATAN BIOETHANOL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Tritiyoso, A’ang Wahyu
Subject
Teknik mesin dan mekanik 
Datestamp
2014-04-15 03:02:07 
Abstract :
Ketela pohon atau singkong merupakan salah satu tanaman yang tumbuh subur di Indonesia (Purwati, 2006). Ketela pohon biasanya diolah menjadi makanan atau diambil patinya yang nantinya akan digunakan sebagai tepung. Namun dengan tingkat produksinya yang masih tergolong tinggi. Ternyata penjualan ketela pohon relatif masih murah. Untuk itu, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu diciptakan inovasi untuk meningkatkan daya jual ketela pohon tersebut. Laporan Proyek Akhir dengan judul “Analisa Daya Motor Terhadap Kapasitas Produksi pada Mesin Pemarut dan Pemeras Ketela Sebagai Tahap Awal Proses Pembuatan Bioethanol”. Yang telah dilaksanakan dengan tujuan menjadikan mesin dengan daya motor yang sesuai dengan kapasitas hasil produksi yang dihasilkan dan untuk mengetahui spesifikasi mesin pemarut dan pemeras ketela. Ada beberapa hal yang dilakukan dalam pengujian adalah persiapan alat dan bahan uji antara lain mesin pemarut dan pemeras, daya motor 0,5 HP, 3/4 HP, 1 HP, ketela, stopwatch, timbangan, Analisa data dengan menggunakan anova. Dari hasil analisa Maka F hitung = 2,29 < 4,26 maka Ho diterima, F hitung = 2,29 < 8,02 maka Ho iterima. Maka Ho diterima yang berarti perbedaan daya motor tidak berpengaruh terhadap hasil kapasitas dengan menggunakan perhitungan anova. Menggunakan daya motor 3/4 HP, karena mampu memarut sesuai perancangan 5 kg ( 1 penuh hoper ) di bandingan dengan menggunakan 1/2 HP tidak mampu memarut sesuai perancangan. Diperoleh spesifikasi menggunakan motor listrik 1 phase dengan daya 3/4 HP, putaran 1400 rpm, transmisi sabuk dan puli, dimensi panjang 60 cm, lebar 50, tinggi 80 cm dan kapasitas hasil 4,8 liter/jam.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus