DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LOCUS OF CONTROL, PENGALAMAN KERJA, GENDER, EQUITY SENSITIVITY TERHADAP PERILAKU ETIS AUDITOR DENGAN SKEPTISISME PROFESIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Mardini, Fika
Subject
Akuntansi. Perbukuan. 
Datestamp
2014-05-05 03:47:48 
Abstract :
ProfesiAkuntanPublikadalahprofesi yang menyediakanjasadalambidangauditing,pemeriksaanlaporankeuanganprospektifdantipepenugasanatestasi lain (SPAP, 2001).Peran auditor telahmenjadipusatkajiandanriset di kalanganakademisi.Tidakhanyaitu, parapraktisijugasemakinkritisdenganselalumenganalisakontribusiapa yang diberikan auditor. Auditor bertanggungjawabdalampelaksanaaan audit sertamendapatkandanmengevaluasibukti yang kompetenmengenaiasersitentangkegiatan-kegiatandankejadian-kejadianekonomiuntukmeyakinkantingkatketerkaitanantaraasersitersebutdengankriteria yang telahditetapkan, sertamengkomunikasikanhasilnyakepadapihak-pihak yang berkepentingan. Tujuanakhirdari proses auditing iniadalahmenghasilkanlaporan audit. Laporan audit inilah yang digunakanoleh auditor untukmenyampaikanpernyataanataupendapatnyakepadaparapemakailaporankeuangan, sehinggabisadijadikanacuanbagipemakailaporankeuangan (TaufanIndraLexmana, 2011). Menurut Nizarul Alim dkk, Akuntanjuga harus mempunyaikewajibanuntukmenjagastandarperilakuetistertinggimerekakepadaorganisasidimanamerekabernaung, profesimereka, masyarakatdandirimerekasendiri. Perilakuetis auditor padasuatukantorakuntanpublikakanmempengaruhimasyarakatdalamkepercayaannyaterhadaphasil audit yang dilakukannya. Perilakuetis auditor inididukungolehadanyasikaplocus of control, pengalamankerja auditor itusendiri, peranangender, equity sensitivesertasikapskeptisismeprofesional auditor. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, penulis mencoba memformulasikan rumusan masalah yang akan dipecahkan dengan melakukan penelitian lebih lanjut. Rumusan masalah tersebut adalah Apakahlocus of control, pengalamankerja, genderdanequity sensitivityberpengaruhsecarabersamaterhadapperilakuetis auditor, Apakahlocus of controlberpengaruhterhadapperilakuetis auditor, Apakahpengalamankerjaberpengaruhterhadapperiakuetis auditor, Apakahgenderberpengaruhterhadapperilakuetis auditor, Apakahequity sensitiviyberpengaruhterhadapperilakuetis auditor, Apakahskeptisismeprofesionalmemoderasihubunganlocus of controldenganperilakuetis auditor, Apakahskeptisismeprofesionalmemoderasihubunganpengalamankerjadenganperilakuetis auditor, Apakahskeptisimeprofesionalmemoderasihubungangenderdenganperilakuetis auditor, Apakahskeptisimeprofesionalmemoderasihubunganequity sensitivitydenganperilakuetis auditor, Apakahinteraksibersamadenganskeptisismeprofesionalberpengaruhterhadapperilakuetis auditor. Sehingga penelitian memiliki tujuan penelitian untuk menganalisis seberapa besarnya pengaruh dari masing masing variabel dependen yakni sikaplocus of control, pengalamankerja auditor itusendiri, peranangender, equity sensitiveterhadap perilaku etis auditor dengan skeptisisme profesional sebagai variabel moderasinya. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwasecara bersama locus of control, pengalaman kerja, gender dan equity sensitivity berpengaruh terhadap perilaku etis auditor. Namun pengaruh variabel dependen terhadap perilaku etis secara terpisah, yang mempengaruhi hanya gender dan equity sensitivity. Skeptisisme profesional hanya bisa memoderasi hubungan gender dengan perilaku etis auditor. Sedangkan interaksi bersamaa keempat variabel dengan skeptisisme profesional berpengaruh terhadap perilaku etis auditor.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus