Abstract :
ABSTRAKSI
Kegiatan-kegiatan lembaga sebagai penyedia dan penyalur dana akan
Menentukan baik tidaknya perekonomian suatu Negara.Namun, pengaruh
Kondisi perekonomian di Indonesia baik variabel ekonomi makro maupun
variabel moneter yang perkembangannya dapat dikendalikan oleh bank
sentral juga memiliki andil dalam penyerapan dana masyarakat yang
dilakukan oleh perbankan. Variabel ? variabel tersebut dapat berupa
tingkat inflasi, suku bunga (interest rate), dan nilai tukar rupiah dan
pertumbuhan ekonomi.
Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yang
diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan Bank
Indonesia cabang Surabaya selama 10 tahun mulai 2000 ? 2010 dalam
periode tahunan. Data yang dianalisis menggunakan model Regresi Linier
sederhana dengan menggunakan alat bantu computer program Statistic
Program For Social Science (SPSS),yang menunjukkan pengaruh atau
tidaknya signifikan antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Dengan melihat hasil ujian signifikan dimana variabel terikat adalah
SBI (X1), dan Variabel Bebas adalah Inflasi (Y1) , Kurs (Y2), dan
Pertumbuhan Ekonomi (Y3), Maka dapat dibandingkan dan hasil uji
signifikan antara (1) SBI (X1) dengan Inflasi (Y1) Tidak Signifikan, (2)
SBI (X1) dengan Kurs (Y2) Tidak Signifikan, (3) SBI (X1) dengan
Pertumbuhan Ekonomi (Y3) Signifikan, Dengan melihat hasil koefisien
regresi Variabel independent,maka dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan
ekonomi (Y3) merupakan Variabel yang paling Dominan terhadap
pengaruh SBI (X1) DI INDONESIA.
Kata Kunci : SBI (X1),dan Variabel Bebas Inflasi (Y1) , Kurs (Y2) , dan
Pertumbuhan Ekonomi (Y3),
Hak