DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS UNTUK DETEKSI DIABETIC RETINOPATHY BERDASARKAN SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Siroojuddin Ahsan, Aris
Subject
T1 Teknologi (Umum) 
Datestamp
2014-07-18 07:07:48 
Abstract :
Diabetic Retinopathymerupakan komplikasi umum dari Diabetes Melitus yang menjadi penyebab utama terjadinya kebutaan. Hal ini dikarenakan, sering terjadinya keterlambatan diagnosis Diabetic Retinopathy. Diagnosis awal Diabetic Retinopathybiasanya dilakukan dengan mengamati secara langsung citra retina dari kamera fundus. Hasil pencitraan retina dari kamera fundus biasanya tidak dapat memberikan gambaran yang jelas terhadap pembuluh darah retina, sehingga akan menyulitkan dokter mata untuk menganalisis citra retina tersebut. Agar deteksi dini dapat dilakukan dengan baik, maka dibutuhkan sistem yang mampu mendeteksi Diabetic Retinopathyberdasarkan pembuluh darah retina hasil pengolahan citra retina yang diperoleh dari kamera fundus. Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk mendapatkan gambaran pembuluh darah yang jelas dan terperinci adalah median filter sebagai metode image enhancement dan filter gabor sebagai metode segmentasi. Sebelum dilakukan median filter, citra RGB dari kamera fundus diubah menjadi citra YCbCr, dan channel Y dipisahkan untuk selanjutnya diproses dengan median filtering. Untuk mendeteksi Diabetic Retinopathy citra hasil segmentasi pembuluh darah akan dihitung nilai entropy dan skewness-nya, selanjutnya di-cluster dengan algoritma Fuzzy C-Means (FCM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma FCM dengan input variabel berupa nilai entropydanskewness mampu mendeteksi retina normal dan Diabetic Retinopathysecara tepat dengan tingkat akurasi sebesar 90%, sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan dokter untuk melakukan tindakan pada penderita Diabetic Retinopathy. 
Institution Info

Universitas Muria Kudus