Abstract :
Beasiswa adalah hadiah bagi mereka yang telah berprestasi. Oleh karena itu
beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk
mendapatkannya. Dalam melakukan seleksi beasiswa tersebut tentu akan mengalami
kesulitan karena banyaknya peminat beasiswa dan kriteria yang digunakan untuk
menentukan keputusan penerima beasiswa. Dalam hal ini mahasiswa magang harus
dinilai terlebih dahulu dalam kinerjanya untuk mendapatkan beasiswa. Untuk itu
diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat menilai kinerja
mahasiswa penerima beasiswa magang dan mempermudah proses pengambilan
keputusan melalui kriteria yang telah ditentukan seperti IPK, perilaku, kedisiplinan dan
kinerja selama magang. Metode yang dipakai dalam penilaian kinerja mahasiswa
penerima beasiswa magang ini adalah Analitical Hierarchy Process (AHP) yang
digunakan untuk mengurutkan prioritas penerima beasiswa sesuai dengan kriteria yang
ditentukan pengambil keputusan. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi
alternatif terbaik dari sejumlah alternatif dan dilakukan dengan mencari nilai bobot
untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan
alternatif yang terbaik, yaitu mahasiswa yang berhak menerima beasiswa magang.
Penilaian dilakukan dengan menjumlahkan nilai dari masing-masing kriteria dan
hasilnya diurutkan untuk memilih kandidat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan
beasiswa. Hasil yang diharapkan adalah mampu membantu pengolahan data beasiswa
bagi staf dalam penilaian kinerja mahasiswa penerima beasiswa magang dan hasilnya
memberikan keputusan siapa yang berhak menerima atau mendapatkan beasiswa
magang tersebut.