Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh issue kenaikan BBM yang selalu menjadi pro dan
kontra di negara kita, dan menjadi bahan pembicaraan publik dari level masyarakat biasa
hingga elite politik. Tidak sedikit dari masyarakat maupun elite politik yang menentang
kebijakan?kebijakan tersebut
Pada Penelitian ini akan dijelaskan bagaimana cara media dalam membingkai berita
tentang kebijakan pemerintah pra kenaikan BBM melalui penonjolan maupun penekanan
issue yang diangkat oleh harian Kompas dan Jawa Pos, yang dikonstruksikan dalam suatu
proses penulisan berita. Penulisan berita meliputi bagaimana cara wartwan dalam
menyusun fakta, menceritakan fakta, menulis dan memberi penekanan pada fakta. Penulis
akan menganalisis berita tentang rencana kenaikan BBM per 1 April 2012 di harian Kompas
dan Jawa Pos. dengan menggunakan analisis framing dari Robert N. Entman.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis framing. Analisis
framing sangat tepat digunakan untuk menangkap kecenderungan sikap dan prespektif
suatu media dalam cara pemberitaannya. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah
konsep dari model Entman yang menggunakan empat cara tentang menganilisis
framing,sehingga akan dapat diketahui bahwa bagaimana frame atau pembingkaian berita
yang dilakukan oleh harian Kompas dan Jawa Pos dalam mengangkat issue maupun
membongkar kasus?kasus yang terdapat dalam pemberitaan kedua media tersebut. Adapun
empat cara yang digunakan dalam analisis framing model Robert N Etnman, yaitu :Define
problem, Diagnose Cause, Make Moral Judgement Treatment recommendation. Korpus
dalam penelitian ini adalah berita?berita tentang rencana kenaikan BBM di surat kabar
Kompas dan Jawa Pos periode tanggal 28 Februari ? 3 Maret 2012.
Hasil analisis peneliti dapat diketahui bahwa Surat Kabar Jawa Pos membentuk
konstruksi berita tentang kenaikan harga BBM dimaknai sebagai masalah Politik. Surat Kabar
Kompas membentuk berita tentang kenaikan harga BBM dimaknai sebagai masalah
Ekonomi.Surat Kabar Jawa Pos mempersalahkan bahwa harga minyak mentah dunia adalah
sebagai penyebab masalah, sedangkan Pemerintah berusaha mencari solusi berupa
kompensasi bagi masyarakat.Surat Kabar Kompas mempermasalahkan bahwa pemerintah
menjadi penyebab masalah dengan berbagai opsi yang diawarkan dan terkesan
membingunkan masyarakat. Surat Kabar Jawa Pos memberikan solusi bahwa pemerintah
berusaha memberikan kompensasi sebagai ganti rugi menaikkan harga bahan bakar
minyak.Surat Kabar Kompas memberikan solusi bahwa pemerintah segera mematangkan
beberapa kompensasi kenaikan BBM dan nanti akan muncul dalam APBN perubahan 2012