Abstract :
Keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan dapat dilihat dari
kemampuannya meningkatkan laba. Untuk memperbaiki citra perusahaan di mata
investor dan menunjukkan bahwa perusahaan memiliki resiko yang rendah, pihak
manajemen perusahaan melakukan praktik perataan laba. Akan tetapi apabila
praktik perataan laba dilakukan dengan sengaja dan dibuat-buat, dapat
menyebabkan pengungkapan laba yang menyesatkan. Sebagai akibatnya investor
mungkin tidak memperoleh informasi yang akurat mengenai laba untuk
mengevaluasi hasil dan resiko dari portofolio mereka. Penelitian ini bertujuan
menguji ada tidaknya pengaruh profitabilitas, leverage operasi dan ukuran
perusahaan terhadap praktik perataan laba pada perusahaan Food and Baverage
yang go publik di Bursa Efek Indonesia.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari
laporan keuangan 11 perusahaan Food and Beverage yang go publik di Bursa
Efek Indonesia selama periode 2007-2010. Analisis statistik yang digunakan
adalah analisis regresi logistik.
Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa profitabilitas dan leverage
operasi berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba pada perusahaan
Food and Baverage yang go publik di Bursa Efek Indonesia, sedangkan ukuran
perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba pada
perusahaan Food and Baverage yang go publik di Bursa Efek Indonesia.
Key Word : profitabilitas, leverage operasi, ukuran perusahaan, perataan laba