DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN MODEL KONSELING GESTALT TEKNIKKURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN KEBERANIAN BERBICARA DI DEPANKELAS XI SMA 1 MEJOBO TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Ayu Swasti Dhita Kartica, Diah
Subject
Pendidikan (Umum) 
Datestamp
2014-10-06 04:41:04 
Abstract :
Latarbelakangpenelitian, berdasarkanobservasipadatanggal 3 sampaidengan 5 Februari 2014, ditemukanbeberapasiswa di SMA 1 Mejobokelas XI keberanianberbicaramasihrendahseperti, tidakmengetahuiapa yang akandisampaikan, takutdikritik, takutditertawakan, takutmembuatkesalahan, pengalamanpahitmasalalu, kurangpercayadiri, danmerasaberadadalamsituasiasing. Rumusanmasalah: Apakahpenerapankonseling Gestalt denganmenggunakanteknikkursikosongdapatmeningkatkankeberanianberbicara di depankelas?Tujuanpenelitian: 1. Menemukanfaktor-faktor yang menyebabkansiswatidakberaniberbicara di depankelas.2. Teratasinyaperilakutidakberaniberbicara di depankelasmelaluilayanankonselingGestalt teknikkursikosong.Kegunaanpenelitian: 1. KegunaanTeoritis: Menambahkhasanahperpustakaan, danmenjadiacuandalampelaksanaankonseling Gestalt untukmengatasisiswa yang tidakberaniberbicara di depankelas. 2. KegunaanPraktis: a. Sebagaimasukandalammenentukankebijakanyang mendukungpelaksanaan program bimbingandankonseling di sekolah. b. BagikonselordijadikanacuandalampelaksanaanlayananbimbingandankonselingGestalt dalammenanganisiswa yang tidakberaniberbicara di depankelas. c. Bagisiswa, Membantumengentaskanpermasalahantidakberaniberbicaradi depankelas. Keberanianberbicara di depankelasadalahsikapsiswa yang menunjukkanketeguhanhati, tidakragu-ragudanpercayadiriketikadisuruh guru mengerjakantugas-tugasdi depankelasuntukmengemukakan ide ataupesanlisansecaraaktif. Konseling Gestalt adalahbentukkonselingtingkahlaku agar kliensecarasadardanbertanggungjawabmampumengaturdanmengarahkanhidupnyasecaraefektif.Teknikkursikosongadalahmendialogkanduakecenderungan yang salingbertentangan, yaitukecenderungantopdogdankecenderunganunderdog.Bermainproyeksiartinyamemantulkankepada orang lainperasaan-perasaan yang dirinyasendiritidakmaumelihatataumenerimanya. Teknikpembalikanadalahmemainkanperan yang berkebalikandenganperasaan-perasaan yang dikeluhkannya. Model konseling yang digunakankonseling Gestalt melaluiteknikkursikosong, bermainproyeksidanpembalikan.Jenispenelitiankualitatifdeskriptifdenganpendekatanstudikasus. Tempatpenelitian di SMA 1 Mejobo Kudus.Teknikpengumpulan data wawancara, observasi, dandokumentasi.Teknikanalisis data induktif system Bacon.Subyekpenelitian AMM, WBU dan AF. Hasilpenelitian: Klien I (AMM) tidakberaniberbicara di depankelaskarenatidakpercayadiridankemampuanberadaptasirendah, sehinggamenghambatkliendalammenyelesaikantugas-tugassekolahkarenaadanyaperasaan minder dankhawatirakankegagalan. Melaluikonseling Gestalt teknikkursikosongdalamtiga kali pertemuanklienmenjadiberaniberbicaradidepankelasdenganaktifmengikutipelajaran, mengajukanpertanyaandanmengerjakantugas di papantulis.Klien II (WBU) tidakberaniberbicaradi depankelaskarenakondisiekonomikeluarga yang kurangmampumembuatklienmenjadirendahdiridanpenyesuaiandiridenganlingkungansekolah yang rendah. Melaluikonseling Gestalt teknikbermainproyeksidalamtiga kali pertemuanklienmenjadiberaniberbicara di depankelasdenganaktifmengikutipelajaran, beranimengajukanpertanyaandandapatmenyesuaikandiridenganlingkungansekolah. Klien III (AF) tidakberaniberbicara di depankelaskarena rasa cemasdan trauma membuatklientakutdantidakmemilikikeyakinandiriuntukmengerjakantugas-tugaskedepankelas. Melaluikonseling Gestalt teknikpembalikandalamtiga kali pertemuanklienmenjadiberaniberbicara di depankelasdenganperasaanoptimisdapatmengerjakantugas-tugassekolahdenganbenar. Simpulanfaktor internal daneksternal yang mempengaruhiklien I (AMM) rendahdiridankemampuanberadaptasi yang rendah.Klien II (WBU) konsepdirinegatifdankondisiekonomi yang kurangmampu.Klien III (AF) merascemasdan trauma terhadappengalamanmasalalu.Disarankanbagisekolahmemonitoringdanevaluasiterhadapperilakusiswa, bagikonseloruntukmemberikankonseling Gestalt menggunakanteknik yang tepat, bagisiswauntukterbukadankooperatifdengankonselor, orang tuauntukmelatihanakuntukberbicara di depanumumdenganmemberikankesempatandalammengemukakanpendapatnya, danuntukpenelitiselanjutnyauntukmemperbakiteknikkonseling Gestalt.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus