Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan karena rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas
IV SD 4 Gondangmanis Bae Kudus yang diperoleh dari data observasi awal.
Tujuan Penelitian tindakan kelas ini adalah 1) Menerapkan model pembelajaran
think pair share untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV sebagai upaya
pencapaian kompetensi dalam mata pelajaran PKn. 2) Meningkatkan aktivitas
belajar siswa dalam pembelajaran PKn bagi kelas IV dengan diterapkannya model
think pair share. 3) Meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar
pembelajaran PKn bagi siswa kelas IV dengan diterapkannya model think pair
share.
Think Pair Share merupakan model pembelajaran yang dilaksanakan
secara berkelompok yang terdiri dari 2 orang siswa dengan ciri khas berpikir,
berpasangan, dan berbagi. Model pembelajaran ini digunakan untuk membangun
interaksi antar siswa menjadi lebih baik dengan berpasangan. Hipotesis dalam
penelitian ini adalah Penerapan model pembelajaran Think Pair Share diduga
dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran,
meningkatkan aktivitas belajar siswa serta dapat meningkatkan hasil belajar PKn
kelas IV Semester 2 SD 4 Gondangmanis Bae Kudus materi kebudayaan
Indonesia.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada siswa kelas IV SD 4
Gondangmanis Bae Kudus tahun pelajaran 2013/2014. Prosedur penelitian ini
terdiri dari (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) pengamatan; (4) refleksi. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan
dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian terbukti menunjukkan adanya peningkatan yang
signifikan hasil belajar siswa materi kebudayaan Indonesia dengan persentase
ketuntasan 75 % (baik) pada siklus I menjadi 81,25 % (baik) pada siklus II.
Aktivitas belajar siswa juga meningkat dengan persentase rata-rata siklus I
66,78% (baik) dan pada siklus II memperoleh prosentase 83,6% (baik).
keterampilan guru pada pembelajaran PKn dengan model Think Pair Share juga
mengalami peningkatan dari persentase 69,11% (baik) pada siklus I dan diperoleh
persentase 86,75% (sangat baik) pada siklus II.
Simpulan penelitian dapat dijelaskan bahwa penerapan model Think Pair
Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn materi
kebudayaan Indonesia kelas IV SD 4 Gondangmanis Bae Kudus. Saran yang
diberikan kepada guru hendaknya lebih variatif dalam menggunakan model
xi
pembelajaran seperti model Think Pair Share pada pembelajaran PKn, bagi siswa
hendaknya lebih aktif dalam pembelajaran, dan bagi sekolah agar dapat
meningkatkan kualitas pembelajaran yang baik melalui guru yang profesional.