Abstract :
Ketersediaan bahan baku menjadi bagian yang paling penting di dalam
proses produksi dan harus ada pada saat dibutuhkan. Dengan kualitas bahan baku
yang baik akan menghasilkan kualitas produk yang baik. Pada setiap kegiatan
produksi, hampir tidak lepas dari masalah produk yang tidak sempurna atau
cacat. Kuantitas produk cacat ini tidak memenuhi standar kualitas yang
ditetapkan oleh ukm. Untuk itu ukm harus melakukan perbaikan-perbaikan
kualitas dari produk yang dihasilkan dengan menekan jumlah produk cacat.
Produk yang cacat sering kali disebabkan oleh kualitas bahan baku yang tidak
baik atau kesalahan dalam proses produksi sehingga terjadi proses produksi yang
berulang-ulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas bahan baku
dan kuantitas produk cacat terhadap efisiensi biaya produksi. Sampel yang
dijadikan obyek penelitian ini adalah UKM HARI. Teknik analisis yang
digunakan adalah analisis regresi liner berganda.
Berdasarkan pada uji F dinyatakan bahwa secara simultan terdapat
pengaruh antara variabel kualitas bahan baku, dan kualitas produk cacat terhadap
efisiensi biaya produksi. Berdasarkan uji t dinyatakan bahwa secara parsial tidak
terdapat pengaruh antara kualitas bahan baku dan kuantitas produk cacat
terhadap efisiensi biaya produksi.