Abstract :
Praktik perataan laba merupakan fenomena yang umum terjadi sebagai
usaha manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan. Terdapat tiga
faktor meliputi ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage operasi digunakan
untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi indeks perataan laba.
Sedangkan leverage operasi merupakan rasio yang digunakan untuk megukur
sejauh mana aktiva perusahaan telah dibiayai oleh pengguna utang. Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas dan leverage operasi dimana
profitabilitas itu merupakan salah satu indikator yang penting untuk menilai suatu
perusahaan.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia yaitu sebanyak 135 perusahaan. Penentuan sampel dalam
penelitian ini dengan metode purposive sampling, jumlah sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan. Metode analisis data menggunakan
regresi logistik dengan alat bantu komputer dengan menggunakan program SPSS.
13.0.
Berdasarkan hasil analisis data maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa bahwa rasio profitabilitas (ROI dan ROE) dan leverage secara signifikan
mempengaruhi terjadinya tindakan perataan laba pada perusahaan manufaktur di
Bursa Efek Indonesia. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi dari tiga variabel
tersebut yang lebih kecil dari 0.05. Dengan demikian hipotesis pertama sampai
ketiga penelitian yang menduga rasio profitabilitas (ROI dan ROE) dan leverage
dapat digunakan untuk memprediksi tindakan perataan laba pada perusahaan
manufaktur di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2007 sampai 2010 telah
terbukti kebenarannya.