Abstract :
Pendidikan tinggi akuntansi yang menghasilkan lulusan dalam bidang
akuntansi saat ini dituntut untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang
menguasai kemampuan di bidang akademik, tetapi juga mempunyai kemampuan
yang bersifat teknis analisis dalam bidang humanistic skill (kemampuan
menghadirkan diri secara manusiawi dalam kehidupan masyarakat yang turut
bertanggungjawab bagi kelangsungan nilai-nilai kemanusiaan dan
kemasyarakatan) dan professional skill (kemampuan melaksanakan profesinya
dengan berbekalkan pengetahuan akademik yang memadai dalam rangka
mengaktualisasikan dirinya di masyarakat) sehingga mempunyai nilai tambah
dalam bersaing di dunia kerja. Proses belajar mengajar dalam berbagai aspeknya
sangat berkaitan dengan kecerdasan emosional (EQ) mahasiswa. Kecerdasan
emosional ini mampu melatih kemampuan mahasiswa tersebut, yaitu kemampuan
mengelola perasaannya, kemampuan untuk memotivasi dirinya sendiri,
kesanggupan untuk tegar dalam menghadapi frustasi, mampu berempati dan
bekerja sama dengan orang lain. Kemampuan ini dapat membantu mahasiswa
dalam mencapai tujuan dan cita-citanya.
Obyek penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi yang aktif
berorganisasi di UPN ?Veteran? Jawa timur. Sampel yang digunakan adalah
mahasiswa UPN ?Veteran? Jatim Progdi Akuntansi angkatan tahun 2008 dan
2009 dengan jumlah 49 mahasiswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini
melalui interview dan kuesioner. Model analisis yang digunakan untuk menguji
hipotesis yang diajukan adalah regresi linier berganda serta untuk mengetahui
pengaruhnya digunakan uji F dan uji t.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian ini dapat
disimpulkan bahwa kecerdasan emosional tidak mempunyai pengaruh yang
signifikan dan minat belajar mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat
pemahaman akuntansi pada mahasiswa yang aktif berorganisasi di Universitas
Pembangunan Nasional ?Veteran? Jawa Timur.
Keyword : Pengendalian Diri,Pengenalan Diri, Motivasi, Empati, Ketrampilan
Sosial, Minat Belajar, Pemahaman Akuntansi