Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Jendrik , Piter Alexander Pah
Subject
HF5601 Accounting
Datestamp
2012-09-07 07:29:31
Abstract :
Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga Surabaya merupakan Rumah Sakit
Hewan Milik Pemerintah. Sebagai suatu unit usaha yang bergerak dalam bidang
pelayanan kesehatan, maka sebagian besar tindakan penyembuhan atau rehabilitasi medis
pada rumah sakit hewan tergantung pada persediaan obat-obatan dan mempunyai tingakat
perputaran obat-obatan yang cukup tinggi. Tingkat perputaran obat-obatan yang cukup
tinggi ini menyebabkan diperlukan pengeloloaan, pengawasan dan penegendalian yang
baik terhadap persediaan obat-obatan supaya tidak terjadi kehilangan dan kerusakan
persediaan obat, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansinya dan menghindari
terjadinya penyelewengan yang dapat merugikan pihak rumah sakit. Oleh karena itu,
penelitian ini mengambil masalah tentang bagaimana penerapan sistem dan prosedur
akuntansi persediaan obat-obatan pada Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga
Surabaya serta apakah pelaksanaan sistem dan prosedur akuntansi persediaan obat-obatan
pada Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga Surabaya sudah sesuai dengan tujuan
sistem pengendalian interen.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus,
jadi penelitian ini merupakan penelitian terhadap suatu objek atau kondisi pada masa
sekarang dan hasilnya. Fokus dari penelitian ini adalah struktur organisasi, sistem
akuntansi persediaan obat-obatan yang terdiri atas prosedur perrencanaan dan penentuan
kebutuhan, prosedur pengadaan, prosedur penyimpanan, prosedur pendistribusian,
prosedur penghapusan dan prosedur penghitungan fisik. Sedangkan fokus penelitian
terakhir adalah mengenai formulir atau dokumen yang digunakan pada sistem yang
bersangkutan.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, menunjukan bahwa sistem dan
prosedur akuntansi persediaan obat-obatan pada RSH Universitas Airlangga Surabaya
yang telah diterapkan tersebut masih memiliki kelemahan-kelamahan yang dapat
merugikan RSH Universitas Airlangga Surabaya. Kelemahan-kelemahan tersebut antara
lain pengambaran struktur organisasi yang kurang lengkap, permintaan pembelian dari
gudang yang hanya dibuat rangkap satu sehingga dapat menyebabkan kesalahan
pencatatan, perangkapan fungsi gudang yang selain menerima dan menyipan obat juga
menyelesaikan urusan pembayaran serta bagian pembelian, pelaksanaan penghapusan
obat oleh orang-orang yang kurang tepat, kesalahan pembuatan formulir dan
pengontrolisasian formulir yang masih lemah.
Sistem akuntansi persediaan obat-obatan tersebut dapat berjalan dengan baik
apabila dilakukan beberapa perbaikan pada unsur-unsurnya. Adapun perbaikan yang
disarankan adalah pengambaran struktur organisasi yang lebih lengkap, membuat
formulir pembelian rangkap dua, keuangan dan pembelian obat sebaiknya dilakukan
bagian administrasi dan keuangan, pembentukan panitia penghapusan obat-obatan, kartu
stok dibuat rangkap dua, penambahan kolom kadarluwarsa dan kolom keterangan pada
kartu stock, serta pengontrolisasian yang baik oleh pihak-pihak yang terkait supaya tidak
terjadi penyelewengan yang dapat merugikan pihak RSH Universitas Airlangga
Surabaya.
Keywords : Sistem AkuntansiPersediaan, Obat-obatan, Sruktur Organisasi, Rumah
Sakit Hewan