Abstract :
Tujuan rentabilitas ekonomi adalah menunjukkan bahwa seberapa besar kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Rentabilitas suatu perusahaan
diukur dengan kesuksesan perusahaan dan kemampuan perusahaan menggunakan aktifitasnya
secara produktif. Aktifitas perusahaan itu mencakup bagaimana perusahaan dapat mengelola
aktifitas produksinya secara efektif dan efisien.untuk dapat menjalankan aktifitas perusahaan
tersebut diperlukan pengelolaan dalam penggunaan modal kerja dan pengelolaan piutang secara
efektif dan seefisien mungkin. Kepemilikan modal kerja yang cukup dan pengelolaan piutang
secara efektif dapat memperlancar jalannya aktifitas perusahaan. Berdasarkan latar belakang
tersebut, peneliti melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk menguji pengaruh modal kerja
dan tingkat perputaran piutang terhadap rentabilitas ekonomi pada perusahaan Food and
Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan neraca
dan laba rugi perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
2007 ? 2010. Data tersebut adalah modal kerja (X1), tingkat perputaran piutang (X2). Sedangkan
rentabilitas ekonomi (Y) sebagai variable terikat. Sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak
enam perusahaan Food and Beverages yang Go Public dengan teknik non probability sampling
yaitu dengan metode purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah regresi linier
berganda.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variable modal kerja dan tingkat
perputaran piutang secara simultan berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi. Sedangkan
variabel yang dominan berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi adalah modal kerja sehingga
hipotesis ke dua tidak terbukti kebenarannya.
Keywords : Modal kerja, Tingkat Perputaran Piutang, Rentabilitas Ekonomi