Abstract :
Obligasi sebagai salah satu instrumen keuangan mempunyai peranan
penting dalam pasar modal. Obligasi merupakan surat utang yang dapat
dipindahtangankan yaang berisi janji dari penerbit untuk membayar bunga pada
periode tertentu dan membayar pokok pinjaman pada saat jatuh tempo. Harga
obligasi yang ditawarkan pada Bursa Efek Indonesia dinyatakan dalam bentuk
persentase. Ada 3 kemungkinan harga obligasi yaitu at par, at discount dan at
premium. Harga obligasi yang di perjual belikan sangat berfluktuasi. Perubahan
harga obligasi itu bisa di sebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kupon obligasi,
maturitas obligasi dan suku bunga SBI. Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap harga obligasi
pemerintah seri variable rate (VR).
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Dengan
sampel yang digunakan sebanyak 10 seri Variable rate (VR) dari obligasi yang
diterbitkan pemerintah. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis
regresi linier berganda, untuk mengukur pengaruh kupon obligasi, maturitas obligasi,
dan suku Bunga SBI terhadap harga obligasi pemerintah. Hasil analisis secara
parsial menunjukkan bahwa variabel kupon obligasi tidak berpengaruh terhadap
harga obligasi. Variabel Maturitas obligasi tidak berpengaruh terhadap harga obligasi.
Suku bunga SBI tidak berpengaruh terhadap harga obligasi. Dan secara simultan
variabel tersebut tidak berpengaruh terhadap harga obligasi.
Dari uji analisis regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa : (1) tidak
ada pengaruh antara variabel kupon obligasi terhadap harga obligasi; (2) variabel
maturitas obligasi tidak berpengaruh terhadap harga obligasi; (3) variabel suku bunga
SBI tidak berpengaruh terhadap harga obligasi.