Abstract :
Kinerja perusahaan diartikan sebagai hasil proses pengambilan kepurusan
secara kontinyu oleh manajemen. Hasil keputusan akan terdeskripsi pada laporan
keuangan perusahaan seperti neraca, laporan laba rugi, arus kas dan laporan
perubahan modal. Maka untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dapat
dilakukan analisis atas laporan keuangan perusahaan. Kinerja keuangan
perusahaantekstil dan produk tekstil yang go public di bursa Efek Indonesia
mengalami fluktuasi yang disebabkan karena banyaknya produk tekstil impor dari
Cina, keterbatasan tekhnologi serta daya saing produk tekstil local yang rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial apakah current ratio,
fixed assets turnover, gross profit margin, market to book ratio, dan ukuran
perusahaan mampu memprediksi kinerja keuangan perusahaan tekstil dan produk
tekstil yang go public di BEI. Hal ini merupakan factor yang amat penting karena,
jika kinerja keuangan perusahaan tekstil dan produk tekstil sehat maka pemilik
modal tidak akan menarikmodalnya yang ditanamkan dan tentunya akan semakin
percaya pada perusahaan untuk menanamkan modalnya dalam jumlah yang lebih
besar lagi.
Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu data yang diperolah dari
Indonesian Capital Market Directory yang berupa laporan keuangan neraca dan
laporan laba rugi perusahaan tekstil dan produk tekstil yang go public di BEI.
Analisis data yang digunakan adalah analisis Regresi Logistik metode Stepwise,
sedangkan uju hipotesis yang digunakan uji parsial (uji wald).
Hasil penelitian ini adalah, bahwa secara parsial current ratio, fixed assets
turnover, market to book ratio, ukuran perusahaan tidak mampu memprediksi
kinerja keuangan dan hanya Gross Profit Margin yang mampu memprediksi
kinerja perusahaan tekstil dan produk tekstil yang go public di BEI.
x