Abstract :
Pasar modal merupakan sarana bagi pihak yang mempunyai kelebihan
dana untuk melakukan investasi dalam jangka menengah ataupun jangka panjang.
Investasi pasar modal perlu memiliki sejumlah informasi yang berkaitan dengan
dinamika harga saham agar bisa mengambil keputusan tentang saham perusahaan
yang layak untuk dipilih. Harga dari saham atau efek lainnya berfluktuasi sesuai
dengan penawaran dan permintaan terhadap faktor yang bersangkutan. Diantara
saham ? saham yang ada di pasar modal Indonesia, saham LQ 45 yang ada di
Bursa Efek Indonesia merupakan banyak diminati oleh para investor. Investor
saham mempunyai kepentingan terhadap informasi tentang Net Profit Margin
(NPM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dalam melakukan
penentuan harga saham. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji secara empiris
pengaruh NPM, ROA dan ROE terhadap harga saham perusahaan tambang yang
tercantum dalam Indeks LQ45.
Populasi yang dijadikan objek penelitian adalah laporan keuangan
perusahaan yang meliputi neraca dan rugi laba perusahaan pertambangan yang
tercantum dalam Indeks LQ 45 dari periode 2006 sampai dengan 2010, yang
berjumlah 11 perusahaan. Dari sejumlah populasi yang dijadikan obyek penelitian
diambil sampel sebanyak 7 perusahaan pertambangan yang terdaftar pada BEI.
Teknik yang digunakan dalam penentuan sampel penelitian ini adalah purposive
sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah Untuk mengetahui pengaruh Net
Profit Margin, Return On Assets dan Return On Equity terhadap harga saham
dapat diketahui dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil dari penelitian ini adalah Net Profit Margin (NPM) tidak mampu
meningkatkan harga saham pada perusahaan pertambangan. Return On Assets
(ROA) mampu meningkatkan harga saham pada perusahaan pertambangan dan
Return On Equity (ROE) tidak mampu meningkatkan harga saham pada
perusahaan pertambangan.