Abstract :
Berambahnya jumlah sepeda motor yang beredar di pasaran, maka
semakin bertambah pula permintaan akan kebutuhan guna perawatan tersebut,
dalam bisnis bengkel yang termasuk ke dalam kategori jasa, kepuasan
pelanggan merupakan faktor yang sangat perlu untuk diperhatikan. Keberadaan
jasa bengkel sepeda motor tidak dapat dipisahkan dengan kendaraanya, dimana
pelayanan jasa bengkel merupakan suatu factor utama yang dipertimbangkan
konsumen untuk merawat kendaraan. Pelayanan jasa bengkel pada jasa bengkel
sepeda motor akan menjadi suatu jaminan terhadap suatu merek tertentu
sehingga bengkel tersebut diminati oleh pelanggan. Pelanggan akan memilih
bengkel yang handal yang dapat memberikan kepuasan, dan menjadikan
kendaraan tersebut tetap prima, inilah nilai-nilai yang menjadi kepercayaan
mereka. Berdasarkan data di atas menunjukkan bahwa jumlah pelanggan
bengkel sepeda motor di Handoko Motor mengalami penurunan yang fluktuatif
ketidakpuasan pelanggan atau keluhan pelanggan adalah suatu resiko pekerjaan
yang tidak perlu dicemaskan, justru dengan adanya keluhan dan kekecewaan
pelanggan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang
menggunakan jasa bengkel Handoko Motor Surabaya. Pengambilan sampel
menggunakan teknil purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 108
responden. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang
berdasarkan kuesioner hasil jawaban responden. Sedangkan analisis yang
dipergunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM).
Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh bahwa 1). Variabel Atittude
mampu meningkatkan kepuasan pelanggan di bengkel handoko motor. 2).
Variabel Brand Image mampu meningkatkan kepuasan pelanggan di bengkel
Handoko Motor.