Abstract :
Hasil obsevasi yang dilakukan oleh peneliti pada Dinas Koperasi dan UMKM di
bagian keuangan Pemprov Jatim diketahui bahwa latar belakang pendidikan para PNS
tersebut beragam, mulai dari SMP hingga pasca sarjana (S2). Hasil jumlah tersebut dari
jurusan akuntansi hanya terlihat beberapa, hal ini berarti sebagian besar PNS yang bekerja
tidak berasal dari latar belakang pendidikan yang sesuai dengan posisinya serta belum
memahami sepenuhnya tentang akuntansi jika dilihat dari latar belakang pendidikan. Hasil
wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan Kasubag keuangan tentang pelatihan
yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim menyebutkan
bahwa pegawai pegawai di bagian keuangan pernah mengikuti beberapa pelatihan.
Terlepas dari jenis pelatihan apa yang pernah diikuti, baik pelatihan akuntansi ataupun
yang lain. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM itu
tergantung ketetapan dari pemerintah pusat.
Populasi dalam penelitian ini 19 pegawai negeri sipil yang tercatat pada Dinas
Koperasi dan UMKM bagian keuangan. Sampel yang digunakan adalah teknik sensus
dimana setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel.
Data yang dipergunakan adalah data primer. Sedangkan teknik analisis yang dipergunakan
adalah analisis Regresi Linier Berganda.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan bahwa, pendidikan dan pelatihan
berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi di Dinas Koperasi dan UMKM
Pemprov Jatim. Variabel pendidikan berpengaruh lebih dominan terhadap tingkat
pemahaman akuntansi dibandingkan variabel pelatihan.
Kata kunci : Pendidikan, Pelatihan, dan Tingkat Pemahaman Akuntansi