Abstract :
Dalam tahap perencanaan dan perancangan sistem informasi seharusnya
lebih mempertimbangkan faktor perilaku manusia. Kalau peran teknologinya saja
yang diperhatikan, maka akan muncul permasalahan dari faktor manusia tersebut
seperti timbulnya ketidakpuasan dalam pekerjaan, yang tentu saja akan sangat
merugikan organisasi tersebut. Permasalahan yang terjadi di PT. Lotus Indah
Textile Industries adalah kurang akuratnya perencanaan produksi antara target
volume produksi dengan realisasi volume produksi yang menyebabkan terjadinya
penurunan jumlah produksi setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena kurangnya
pelatihan karyawan atas sistem standar yang telah ditentukan oleh perusahaan
akibat dari kurangnya dukungan manajemen puncak, pemakai sistem yang minim
dan kulitas sistem informasi yang dihasilkan kurang relevan dan tepat waktu.
Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah menguji
secara empiris adanya dukungan manajemen puncak, partisipasi pemakai dan
kemampuan teknik personal sistem informasi berpengaruh terhadap Kinerja
Sistem Informasi.
Variabel penelitian yang digunakan adalah dukungan manajemen puncak,
partisipasi pemakai, kemampuan teknik personal sistem informasi dan kinerja
sistem informasi akuntansi sebagai variabel terikat. Sampel yang diambil
berjumlah 30 responden dengan teknik pengambilan sample sampling jenuh.
Untuk menjawab perumusan masalah, tujuan dan hipotesis,analisis yang
digunakan adalah analisis linier berganda.
Berdasarkan hasil analisis regresi linier terutama uji t dapat menjawab
hipotesis yaitu variabel yang tidak terbukti berpengaruh terhadap kinerja sistem
informasi akuntansi adalah dukungan manajemen puncak dan partisipasi pemakai,
sedangkan variabel yang terbukti berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi
akuntansi adalah kemampuan teknik personal sistem informasi.
Keywords : Dukungan Manajemen Puncak, Partisipasi Pemakai, Kemampuan
Teknik Personal sistem Informasi, Kinerja Sistem Informasi
Akuntansi.