DETAIL DOCUMENT
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN MAHASISWI YANG KECANDUAN MEROKOK DI SURABAYA (Studi Deskriptif Pola Komunikasi Antara Orang Tua Dengan Mahasiswi Yang Kecanduan Merokok di Surabaya)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
RYAN ALAN , BUDIANTO
Subject
P94.7 Interpersonal communication 
Datestamp
2012-08-14 02:04:44 
Abstract :
Komunikasi antara orang tua dengan anak harus dibangun secara harmonis untuk menanamkan pendidikan yang baik pada anak. Buruknya kualitas komunikasi orang tua dengan anak berdampak buruk bagi keutuhan dan keharmonisan keluarga. Seperti contoh, faktor penyebab anak kecanduan merokok sehingga mengakibatkan menjadi perokok aktif yang merupakan akibat dari lemahnya komunikasi interpersonal dalam keluarga sehingga merusak kekokohan konsentrasi serta keutuhan keluarga tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Interpersonal. Teori Komunikasi Interpersonal adalah yaitu sebagai proses pengiriman dan penerimaan pesan antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang-orang, dengan beberapa efek dan umpan balik seketika. Dengan bertambahnya orang-orang yang terlibat dlam berkomunikasi, menjadi bertambah komplekslah komunikasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya. Metode ini menggambarkan serta menguraikan atas suatu kejadian sejernih mungkin tanpa adanya perlakuan-perlakuan terhadap objek yang diteliti. Teknik yang akan digunakan untuk mengumpulkan sumber data utama adalah wawancara mendalam (in-dept interview) yang menghasilkan kata-kata atau berupa tindakan. Berdasarkan analisa data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa terdapat Dua jenis pola komunikasi pada orang tua dengan mahasiswi yang kecanduan merokok, yaitu Authoritative dan Permissive. Namun secara garis besar hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa dari dua orang tua yang anak mahasiswinya kecanduan merokok menganut pola komunikasi Authoritative, sedangkan satu keluarga lainnya menganut pola komunikasi Permissive. Pola komunikasi yang harus digunakan orang tua pada anak mahasiswinya yang kecanduan merokok adalah pola komunikasi Authoritative atau pola komunikasi demokratis. Sehingga komunikasi interpersonal antara orang tua dengan anak mahasiswinya terjalin dengan baik sebagai komunikator maupun sebagai komunikan. Orang tua harusnya mampu memelihara hubungan yang harmonis antar vanggota keluarga. Hubungan yang harmonis penuh pengertian, dan kasih sayang akan membuahkan perkembangan perilaku anak yang baik.  
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur