Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
STANLEY AGUSTINUS , SUDIONO
Subject
HD30.3 Communication in organizations
Datestamp
2012-08-14 07:56:22
Abstract :
Iklim komunikasi organisasi dibentuk melalui interaksi antara anggota
organisasi, interaksi-interaksi dan proses-proses yang membentuk, menciptakan
kembali, mengubah dan memelihara iklim adalah hal yang seharusnya menjadi
pusat perhatian. Iklim bukanlah sifat seseorang individu, tetapi sifat yang
dibentuk, dimiliki bersama dan dipelihara oleh para anggota organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim komunikasi organisasi di
PT. Unilever Indonesia Tbk. Surabaya yang didasarkan atas permasalahan yang
terjadi di PT. Unilever Indonesia Tbk. Surabaya, yaitu kesenjangan antara atasan
dengan bawahan pada saat jam kerja terlihat karyawan yang sedang mengobrol
maupun merokok. Masalah selanjutnya yaitu dijalankannya mesin setiap hari
tanpa istirahat.
Dalam penelitian mengenai iklim komunikasi organisasi PT. Unilever
Indonesia Tbk. Surabaya, peneliti menggunakan indikator-indikator dari teori
Wayne Pace dan Peterson yaitu kepercayaan, pembuatan keputusan partisipatif,
kejujuran keterbukaan dalam komunikasi ke bawah, mendengarkan dalam
komunikasi ke atas serta perhatian pada tujuan yang berkinerja tinggi.
Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penarikan
sampelnya menggunakan Accidental Sampling dan membagi ukuran populasi
yang sebesar 652 menjadi 87 orang dari PT. Unilever Indonesia Tbk. Surabaya
dengan menggunakan rumus Yamane. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan data yang telah diklasifikasikan dan dihitung untuk ditampilkan
dalam bentuk prosentase.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa iklim komunikasi organisasi
yang berada di PT. Unilever Tbk. Surabaya secara keseluruhan dikatakan kurang
baik, namun pada indikator kepercayaan dan tujuan berkinerja tinggi, nilai yang
dihasilkan baik.