Abstract :
Televisi sebagai salah satu media massa memiliki unsur audio visual yang
pesannya berupa gambar dan suara. Setiap stasiun televisi memiliki berbagai acara
yang menarik dan bermanfaat, salah satunya adalah tayangan reality show ?Bosan
Jadi Pegawai? di Trans TV. Program reality show Bosan Jadi Pegawai ini
mengandung muatan pengetahuan, solusi, memotivasi orang, dan lebih mengetahui
tentang dunia kewirausahaan, acara ini ini menampilkan refrensi bidang usaha yang
lebih memberi tantangan dan peluang yang cukup baik. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui apakah ada hubungan terpaan reality show Bosan Jadi Pegawai di
Trans TV dengan minat masyarakat di Surabaya untuk berwirausaha.
Penelitian ini menggunakan teori Stimulus Organism Respons (S-O-R),
dimana teori ini mendasarkan asumsi bahwa penyebab terjadinya perubahan perilaku
tergantung kepada kualitas rangsang (stimulus) yang berkomunikasi dengan
organisme.
Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat Surabaya yang berusia 20
tahun keatas yang berjumlah 1.891.596 dan sample sebesar 100 orang yang
menonton tayangan reality show Bosan Jadi Pegawai. Dengan teknik pengumpulan
data yang dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang dialokasikan di tiap-tiap
wilayah yang telah ditentukan secara Multistage Cluster Random Sampling. Pada
metode analisis data digunakan koefisien korelasi Rank Spearman dengan taraf
signifikan 5%.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terpaan tayangan reality show
Bosan Jadi Pegawai di Trans TV (X) memiliki hubungan yang rendah dengan minat
masyarakat di Surabaya untuk berwirausaha. Sebagian besar responden dalam
penelitian ini berada dalam katagori rendah untuk terpaan tayangan reality show
Bosan Jadi Pegawai di Trans TV, sedangkan minat berwirausaha masyarakat di
Surabaya menunjukkan pada katagori minat yg tinggi untuk berwirausaha.