Abstract :
Bioetanol dapat diproduksi dari bahan baku berupa biomassa seperti jagung, singkong, sorgum, kentang, gandum, tebu, bit, rumput laut dan juga limbah biomassa seperti tongkol jagung, limbah jerami, dan limbah sayuran lainnya melalui proses fermentasi bahan baku, kemudian hasil fermentasi yang
dipanaskan untuk memisahkan air dengan ethanol. Sehingga perlu adanya mesin
yang dapat mengubah bahan biomassa tersebut menjadi bioethanol.
Dalam pembuatan mesin destilator bioethanol ini, ada beberapa komponen yang harus dibuat, meliputi: pembuatan rangka, tangki ketel, kondensor, flange, menara pendingin, reflux. Dan didalam reflux juga di tambahkan tembaga yang berbentuk spiral sehingga bisa menghasilkan kadar alcohol yang baik. Setelah pembuatan mesin destilator bioethanol model reflux tersebut dilakukan pengujian dari bahan baku fermentasi ketela
Hasil kadar ethanol terdapat 93% yang digunakan sebagai acuan dalam proses Pembuatan Prototype Destilator Bioetanol Model Reflux dengan kadar alcohol yang murni, hasil kondensasi ini dimanfaatkan sebagai bahan campuran. Tabung Kondensor ini berkapasitas air 20 liter dengan drum/bak air 120 liter dan tangki ketel 40 liter. Kondensor menggunakan pipa tembaga sepanjang 500 mm dan reflux juga mengunakan tembaga yang berbentuk spiral.