Abstract :
Penelitian ini dibagi menjadi dua model. Model pertama penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguji apakah ukuran perusahaan, jenis industri, opini audit, kinerja keuangan, ukuran KAP, rasio utang, dan komite audit berpengaruh terhadap audit delay. Model keduanya adalah menguji apakah audit delay berpengaruh terhadap reaksi investor di pasar modal. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan cluser random sampling sehingga terpilih 79 perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2009 – 2013 dengan jumlah total sampel 79 x 5 = 395 perusahaan. Analisis data menggunakan software statistik SPSS 16. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda.
Hasil penelitian model pertama menunjukkan bahwa dari tujuh variabel audit delay tersebut terdapat 6 variabel yang memberikan pengaruh terhadap audit delay. Keenam variabel itu adalah ukuran perusahaan, jenis industri, kinerja keuangan, ukuran KAP, rasio utang dan komite audit. Hasil penelitian model kedua menunjukkan bahwa audit delay tidak mempengaruhi reaksi investor baik yang diproksikan dengan abnormal return maupun trading volume activity.