Abstract :
Biji Terminalia catappa L atau ketapang merupakan salah satu sumber
minyak nabati di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengambil minyak biji
ketapang dengan proses ekstraksi dan mengetahui kualitas minyak biji ketapang
berdasarkan sifat fisika dan kimia.
Minyak diekstraksi dengan heksana menggunakan alat ekstraktor
berpengaduk sesuai dengan variasi waktu ekstraksi dan kecepatan putaran yang
telah ditentukan. Perbandingan berat biji dan volume pelarut adalah 1:18.
Hasil terbaik dari penelitian ini yaitu pada kondisi 250 rpm selama 5 jam
diperoleh minyak sebanyak 47,78%. Analisa bilangan asam diperoleh nilai 4,03
mgKOH/gram lebih rendah dibandingkan minyak zaitun. Yang menunjukkan
bahwa asam lemak bebasnya juga rendah yaitu 2,16%. Bilangan penyabunannya
72,8 mgKOH/gram lebih rendah daripada minyak lainnya dan bilangan iodium
sebesar 74,87.
Dapat disimpulkan bahwa minyak biji ketapang tidak dapat dijadikan
alternatif pengganti minyak goreng karena memiliki bilangan iod yang tinggi.
Namun minyak biji ketapang berpeluang dijadikan sebagai alternatif sumber
minyak nabati yang dapat digunakan pada bidang ? bidang lainnya karena
memiliki bilangan asam dan bilangan penyabunan yang rendah.