Abstract :
INTISARI
Ion logam berat merupakan salah satu kandungan berbahaya pada limbah Industri
Elektroplating yang harus diolah sebelum dibuang ke badan air. Salah satu metode
pengolahan yang dapat digunakan yaitu biosorpsi. Biosorpsi merupakan proses
adsorpsi yang menggunakan material padat bahan alam sebagai biosorben.
Biosorben yang digunakan yaitu kulit batang jambu biji (Psidium Guajava) yang
berupa serbuk. Sampel yang digunakan pada penelitian ini merupakan limbah PT.
Maspion pada pelapisan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas biosorpsi, pengaruh variabel lama waktu pengadukan dan dosis
biosorben terhadap penurunan konsentrasi ion logam berat serta permodelan
adsorpsi untuk metode ini. Variabel yang digunakan yaitu waktu pengadukan
mulai 10, 20, 30, dan 40 menit serta dosis biosorben yang digunakan mulai dari 1
g/500 mL; 1,5 g/500 mL; 2 g/500 mL; dan 2,5 g/500 mL. Analisa sample
diketahui mengandung konsentrasi ion logam Ni2+. Prosentase penurunan
konsentrasi ion logam Ni2+ terbesar adalah 83,55 % pada waktu pengadukan
selama 40 menit dan dosis biosorben sebesar 2,5 g/500 mL. Kesimpulan dari
penelitian ini bahwa kulit batang jambu biji efektiv digunakan dalam teknologi
biosorpsi dan variabel yang digunakan mempengaruhi prosentase penurunan
untuk menurunkan kadar ion logam. Permodelan adsorpsi yang terbaik dari
penelitian ini adalah permodelan Langmuir dengan persamaan X/M = , ?
, *
0,107.
Kata Kunci : Biosorpsi, Kulit Batang Jambu Biji (Psidium Guajava), Ion Logam