DETAIL DOCUMENT
MANFAAT ANALISIS DU PONT UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN (Studi Kasus pada Indeks LQ-45)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Ratnawati, Ika
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2011-03-02 04:06:42 
Abstract :
MANFAAT ANALISIS DUPONT UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN (STUDI KASUS PADA INDEKS LQ 45) Oleh : Ika Ratnawati Abstrak Kondisi perekonomian di Indonesia yang belum menentu mengakibatkan tingginya risiko suatu perusahaan untuk mengalami kesulitan keuangan atau bahkan kepailitan. Para investor di Indonesia saat ini cenderung untuk menginvestasikan dananya pada kelompok saham yang masuk dalam penghitung indeks LQ 45, karena merupakan saham-saham di jajaran top 45 yang memiliki tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar yang tinggi. Untuk bertahan pada indeks LQ 45 tidaklah mudah, sehingga banyak perusahaan yang keluar pada suatu periode tetapi dapat masuk kembali di periode berikutnya. Adanya kondisi yang berubah-ubah ini membuat para investor melakukan analisis laporan keuangan perusahaan sehingga mereka dapat melihat perusahaan mana saja yang memiliki potensi kebangkrutan. Salah satu cara untuk melihat tanda-tanda kebangkrutan tersebut adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan dengan melakukan penilaian terhadap kinerja perusahaan. Dalam menganalisis kinerja sebuah perusahaan dikenal banyak sekali macam-macam rasio keuangan. Salah satu yang cukup dikenal adalah Analisis DuPont. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah metode DuPont dapat digunakan untuk membedakan pengelompokan dua kategori perusahaan yang berpotensi bangkrut dan perusahaan yang berpotensi tidak bangkrut dalam indeks LQ45. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder laporan keuangan dari 12 perusahaan go public non bank yang masuk dalam indeks LQ 45 selama periode tahun 2004-2008, yang terdiri dari net profit margin, total asset turnover, return on asset, financial leverage multiplier dan return on equity. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis diskriminan dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa analisis rasio keuangan model DuPont yaitu rasio Net Profit Margin, Total Assets Turnover, Retun On Assets, Financial Leverage Multiplier, dan Return On Equity secara signifikan dapat digunakan untuk memprediksi potensi kegagalan pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45 periode 2004-2008, sehingga hipotesis yang diutarakan terbukti kebenarannya.. Key words: Model DuPont, Net Profit Margin, Total Assets Turnover, Retun On Assets, Financial Leverage Multiplier, Return On Equity 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur