Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Andik , Feriyanto
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2013-04-10 07:42:16
Abstract :
Kecamatan Sambikerep adalah salah satu daerah yang sangat bagus perkembanganya,
yang terdiri dari 4 kelurahan yaitu Kelurahan Lontar, Beringin, Made, dan Sambikerep. Dari
keempat kelurahan tersebut semuanya memiliki harga tanah yang beragam. Mulai dari harga
yang relatif rendah sampai harga yang melonjak tinggi tergantung dari faktor- faktor dan
zona yang dimiliki untuk masing?masing daerah tersebut. Data?data yang memiliki
kesamaan harga dapat dikelompokkan menggunakan Metode Klastering untuk menghasilkan
klaster?klaster pada setiap zona tanah yang ada di Kecamatan Sambikerep. Dari
pengelompokan harga?harga tanah yang di hasilkan melalui metode Klastering akan terdapat
peta menurut zona nilai tanah yang ada di wilayah Sambikerep. Peta?peta tersebut akan
membentuk klaster?klaster baru menurut kelompok yang memiliki nilai harga yang sama.
Dari hasil pengklasteran atau persentase tiap Kelurahan dapat disimpulkan bahwa per
kelurahan terdapat 1-7 klaster, tergantung masing-masing Kelurahan. Dengan adanya
pengklasteran dapat terlihat daerah yang mengalami kenaikan Nilai Indikasi Rata-rata (NIR).
Dengan menggunakan hasil persentase Nilai Indikasi Rata-rata (NIR) Tanah per tahun yang
mengalami peningkatan harga tanah paling tinggi tiap tahunnya adalah Kelurahan
Sambikerep dan Kelurahan Made yang mengalami peningkatan 31,32 - 68,67% tiap Klaster
pertahunnya, sedangkan Kelurahan Lontar dan Beringin berkisar antara 22,64% - 42,85%.
Hasil prediksi tahun 2012 di Kecamatan Sambikerep menghasilkan Nilai Indikasi Rata-rata
(NIR) Tanah paling tinggi sebesar Rp. 4.479.250 di Klaster 6 tahun 2012 di Kecamatan
Lontar. Sedangkan paling kecil Hasil prediksi di 2012 Nilai Indikasi Rata-rata (NIR)
Tanahnya sebesar Rp. 215.571 di Kecamatan Sambikerep dan Beringin.
Keyword : Nilai Indikasi Rata-rata Tanah (NIR), Analisis Cluster, Regresi Linier.