Abstract :
Dalam menyelenggarakan pemerintahan umum dan melaksanakan
pembangunan, pemerintah memerlukan dana yang relative besar. Dana yang
dibutuhkan tersebut semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan
pembangunan itu sendiri. Dalam melaksanakan pembangunan nasional masalah
pembiayaan menjadi sangat vital. Pembiayaan pembangunan ini direalisasikan ke
dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam APBN
pemerintah memenuhi kebutuhan dana dengan mengandalkan dua sumber pokok,
yaitu sumber dana luar negeri dan hibah (grant), sedangkan sumber dana dalam
negeri misalnya penjualan migas dan non migasserta pajak.
Populasi dari penelitian ini adalah Usaha Kecil Menengah Pulp dan Kertas
yang terdaftar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian wilayah Surabaya yaitu
sebanyak 74. Sedangkan sampel penelitian yang diambil adalah Usaha Kecil
Menengah Pulp dan Kertas di Surabaya wilayah Selatan dan masih aktif
beroperasi terhitung sampai tanggal 1 Juli 2012 yaitu sebanyak 28 unit usaha
Keywords : pemahaman wajib pajak, persepsi wajib pajak mengenai petugas
pajak, kepatuhan wajib pajak UKM.