Abstract :
Seni batik di Indonesia semakin tumbuh dan diminati oleh berbagai kalangan
mulai dari yang muda sampai yang tua. Pada zaman dahulu memang batik hanya
diperuntukkan untuk penghuni kerajaan dengan motif kuno. Saat ini pemakai batik di
Indonesia menyebar luas tidak hanya penghuni kerajaan saja. Batik Indonesia sudah
memiliki motif yang sangat banyak dari berbagai provinsi dan daerah serta tidak terlihat
kuno seperti dulu. Batik khas Surabaya yang dimiliki oleh Ibu Lulut bermotif batik
pesisir yang bahan utama pewarnanya dari daun dan batang pohon mangrove yang
sudah jatuh. Fakta yang ada sekarang hanya tersedia rumah produksi yang minim
fasilitas dan belum tersedia galeri batik sebagai galeri yang mempromosikan dan
memperdagangkan batik mangrove.
Galeri Batik Seru Alami Lulut ini akan memberikan fasilitas yang belum ada
pada galeri-galeri di Surabaya. Adanya fasilitas yang menunjang di Galeri Batik Seru
Alami Lulut ini seperti adanya ruang pamer, ruang membatik, dan ruang lainnya yang
dapat membedakan galeri ini dengan galeri lainnya yang ada di kota Surabaya.
Perletakan galeri yang berada di kawasan wisata yaitu kawasan wisata hutan mangrove
dapat memberikan suasana yang berbeda karena adanya hubungan antara batik
mangrove dengan lingkungannya. Adapun tema rancangan Galeri Batik Seru Alami
Lulut ini adalah Nature of Art Lulut. Makna dari tema tersebut adalah mangrove itu
Nature, dan Nature itu pantai jadi, batik mangrove yang dimiliki oleh ibu Lulut ini tidak
dapat dipisahkan dengan lingkungan pantai yang ditumbuhi oleh tumbuhan mangrove.
Konsep bangunan pada galeri batik ini dari segi bentuk bangunan yang
mengambil bentuk dari bangunan pesisir yang tidak banyak menggunakan variasi
bentuk, lebih banyak penggunaan bentuk persegi dengan atap miring. Tetapi pada
aplikasi bangunan galeri ini adanya penambahan bentuk lengkung, supaya bentuk
bangunan tidak terlihaat kaku. Penggunaan massa banyak, dengan tatanan massa yang
dapat menggabungkan kawasan wisata kedalam pemilihan view pada bangunan dan
pada perletakan bangunan. Fasilitas yang ada mempengaruhi suasana kawasan wisata
dan area bangunan, menyatukan suasana yang ada yaitu memberikan fasilitas dengan
suasana santai missal ruang membatik yang terbuka sehingga menyatukan pengunjung
dan pengrajin batik dengan lingkungan.
Kata Kunci : Galeri, Mangrove, Batik.