Abstract :
Banyak perusahaan seringkali dihadapkan pada masalah yang berhubungan
dengan sistem distribusi. Masalah ini timbul karena konsumen berada pada lokasi
yang terpisah secara geografis, hal ini mengakibatkan pentingnya untuk menyimpan
persediaan pada beberapa lokasi sehingga dapat menimbulkan masalah pada
manajemen dalam mengkoordinasikan sistem distribusi dari bagian pemasaran, juga
pada bagian produksi yang akan menghasilkan produk terbaik. Untuk itu diperlukan
adanya sistem distribusi yang baik serta persediaan produk yang tepat agar tingkat
kepuasan konsumen maupun keuntungan perusahaan dapat terjaga.
PT. Maan Ghodaqo Shiddiq Lestari adalah perusahaan AMDK. Perusahaan
ini belum memiliki suatu perencanaan distribusi dengan baik, perencanaan distribusi
yang dijalankan oleh perusahaan kurang efektif dan banyak memiliki kelemahan.
produk yang terkoordinasi dengan baik, sehingga permintaan untuk semua masing-
masing jenis produk kurang terkontrol yang mengakibatkan terjadinya kekurangan
atau kelebihan persediaan untuk masing-masing distributor. Hal ini mengakibatkan
biaya distribusi cukup tinggi
Dengan adanya masalah tersebut, maka dilakukan penelitian dengan metode
Distribution Requirement Planning (DRP) dengan harapan dapat dilakukan
pendistribusian produk dari perusahaan ke kota secara optimal. Distribution
Requirement Planning adalah suatu metode untuk menangani pengadaan persediaan
dalam suatu jaringan distribusi eselon. Tujuan dari Distribution Requirement
Planning (DRP), yaitu melakukan perencanaan aktivitas distribusi yang baik,
sehingga keberhasilan dalam pemenuhan permintaan pelanggan akan menjadi lebih
optimal, kinerja penjualan meningkat dalam memenuhi order dengan tepat waktu
dan tepat jumlah sehingga biaya distribusi dapat ditekan seminimun mungkin.
Hasil penelitian didapatkan perencanaan distribusi metode perusahaan, Total
Cost dari distribusi meliputi data permintaan produk, harga produk, biaya
pemesanan, biaya penyimpanan, biaya pengiriman dan lead time dengan metode
DRP lebih kecil bila dibandingkan dengan metode perusahaan. Sehingga Total Cost
(TC) dengan metode perusahaan adalah sebesar RP.192.745.651,- sedangkan Total
Cost dengan metode DRP adalah RP. 118.576.001,- maka terjadi penghematan
sebesar RP. 74.169.650,- atau 38%.
Kata kunci : Distribusi, Distribution Requirement Planning (DRP).