DETAIL DOCUMENT
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalahsiswakelas Iv Pada Tema Peduli Terhadap Makhluk Hidupmuatan Matematika Dan Ips Melalui Problem Based Learning
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
PAMBUDI, AGUS KHRISNA
Subject
Pendidikan (Umum) 
Datestamp
2015-03-25 01:43:00 
Abstract :
Salah satupermasalahan di kelas IV SD 3 Mejobo Kudus adalahrendahnyakemampuanpemecahanmasalahsiswa. Rendahnyakemampuanpemecahanmasalahsiswadikarenakanpembelajarandengancaraceramah, hafalandandrillsoal. Proses pembelajarantidakmemberikesempatansiswauntukberpartisipasiaktifdalampembelajaran. Siswadituntutuntukdapatmemecahkanmasalah, tetapitidakpernahdiajarkanlangkah-langkahdanstrategipemecahanmasalahmasalah. Berdasarkanmasalahtersebutmakaperluadanyaperbaikandenganmenerapkan model pembelajaransesuaikarakterpermasalahan, yakniProblem Based Learning. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipeningkatankemampuanpemecahanmasalahsiswakelas IV SD 3 Mejobopadatemapeduliterhadapmakhlukhidupmuatanmatematikadan IPS melaluiProblem Based Learning. Kemampuanpemecahanmasalahmerujukpadakemampuansiswamenyelesaikansituasidimanamateri yang adatidakdapatdigunakanuntukmemecahkansecaralangsung. Kemampuanpemecahanmasalahsiswadifokuskanpadamuatanmatematikadan IPS dalamtema 3 kelas IV semester 1 yaknitemapeduliterhadapmakhlukhidup. Pembelajarandengan model Problem Based Learningterdiriatas lima langkah yang meliputi: 1) Orientasisiswapadamasalah; 2) Mengorganisasikansiswauntukbelajar; 3) Membimbingpenyelidikan individual dankelompok; 4) Mengembangkandanmenyajikanhasilkerjakelompok; dan 5) Menganalisisdanmengevaluasi proses pemecahanmasalahsiswa. Subjekpenelitianberjumlah 22 siswa yang terdiriatas 12 laki-lakidan 10 perempuan. PenelitianinimenggunakanmetodePenelitianTindakanKelas (PTK) yang dilakukanselama 2 siklus. Setiapsiklusdilakukanselama 2 kali pertemuan. Prosedurpenelitiansetiapsiklusdilakukanmelaluiempattahapyaituperencaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi.Teknikpengumpulan data dilakukandenganmetode observasi, metode tes, metode wawancara, dan metode dokumentasi.Data kemampuanpemecahanmasalahsiswadiperolehdaritesevaluasi. Sedangkansikapsiswa, ketrampilansiswa, danperformansi guru diukurberdasarkanpedomanobservasi. Kemampuanpemecahanmasalahsiswameningkatdari rata-rata 3,0denganketuntasanklasikal 72,73% padasiklus I menjadi rata-rata 3,2 denganketuntasanklasikal 86,36% padasiklus II. Sikapsiswameningkatdaridariprosentase 81,82% padasiklus I menjadi 90,91% dengankriteriasangatbaik (SB) padasiklus II. Ketrampilansiswameningkatdariprosentase 63,64% padasiklus I menjadi 86,36% dengankriteriasangatbaik (SB) padasiklus II. Performansi guru meningkatdariprosentase 85% padasiklus I menjadi 93,33% dengankriteriasangatbaik (SB) padasiklus II. Berdasarkanhasiltersebut, dapatdisimpulkanbahwapenerapan model Problem Based Learningdapatmeningkatkankemampuanpemecahanmasalahsiswakelas IV SD 3 mejobopadatemapeduliterhadapmakhlukhidupmuatanmatematikadan IPS. Penggunaan media yang konkret, penyediaansumberbelajar, penguatanlangkahdanstrategipemecahanmasalahpadasiswaserta scaffolding merupakanhal-hal yang sangatdisarankanuntukdiberiperhatian.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus