Abstract :
Pada saat ini limbah buah pisang masih belum mendapatkan penanganan
yang cukup baik. Karena pada umumnya limbah buah pisang dibiarkan dan
dibuang begitu saja di tempat sampah. sebenarnya pada limbah buah pisang
terdapat karbohidrat ( 21,74 % ) dan glukosa ( 4,86 % ), yang dapat digunakan
untuk bahan baku membuat bioetanol.
Limbah buah pisang digunakan untuk bahan baku pembuatan bioetanol
dengan proses hidrolisis, fermentasi dan distilasi. proses hidrolisis dilakukan
dengan cara dipanaskan hingga mendidih, kemudian tunggu sampai suhu ± 40-
60OC. Selanjutnya tambahkan ragi 0.2, 0.3, 0.4, dan 0.5 gram . Larutan gula hasil
hidrolisis ini difermentasi dengan waktu fermentasi 1, 2, 3 dan 4 hari. Dari proses
fermentasi ini didapatkan konsentrasi alkohol yang tertinggi 0.37% pada hari ke 4,
dengan berat ragi 0.4 dan 0.5 gram. hasil fermentasi didistilasi dengan suhu 85°C
selama ± 60 menit dan didapatkan konsentrasi alkohol terbaik 13.34%
menggunakan larutan hasil fermentasi 4 hari dengan berat ragi 0.4 gram dan
konsentrasi alkohol 0.37%.
Kata kunci : Limbah buah pisang, hidrolisis, fermentasi, alkohol, destilasi.