Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
MINANUR , ROHMAN
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2013-06-24 06:57:05
Abstract :
Sering terjadi suatu proyek harus diselesaikan lebih cepat dari waktu
normalnya. Dalam hal ini pimpinan proyek (Project Manager) dihadapkan kepada
masalah bagaimana mempercepat penyelesaian proyek dengan biaya yang minimal.
Oleh karena itu perlu dipelajari terlebih dahulu hubungan antara waktu dan biaya.
Dan analisis mengenai pertukaran antara waktu dan biaya atau Analisis Time Cost
Trade Off (TCTO Analysis).
Penelitian ini mengambil obyek pada pengerjaan rumah type 50 yang
direncanakan dibangun sebanyak 20 unit di Jalan Wahidin Sudiro Husodo Gresik.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Graha Agung Propertindo.
Dari hasil analisis diketahui bahwa proyek dapat diselesaikan dengan lebih cepat dari
yang direncanakan perusahaan dengan durasi optimum selama 240 hari, atau lebih
cepat 47 hari dari yang direncanakan perusahaan selama 287 hari. Dari perhitungan
dapat disimpulkan percepatan proyek hingga 240 hari dengan menambah jumlah jam
kerja pada aktivitas yang berada di lintasan kritis akan menurunkan jumlah total
biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 10,147,763.00 dari sebesar Rp.
1,952,750,000.00 turun menjadi Rp. 1,942,602,236.80, atau turun 0,61% dari nilai
total biaya proyek, dengan perincian sebagai berikut: (a) Akibat penambahan jam
lembur, biaya langsung naik sebesar Rp. 14,715,237.80 (b) Akibat pengurangan
durasi selama 47 hari biaya tak langsung turun sebesar Rp. 24,863,000.00
Kata kunci: Optimasi Biaya dan Waktu, Crash Program, Time Cost Trade Off