Abstract :
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana situs berita online Metrotvnews.com
dan Kompas.com membingkai pemberitaan tentang kasus penangkapan Kompol Novel
Baswedan yang menewaskan seorang pencuri sarang burung walet pada tahun 2004 sekitar
delapan tahun silam, dengan periode pemberitaan dari 5 s.d 10 Oktober 2012. Kasus
penangkapan Kompol Novel Baswedan merupakan kejadian delapan tahun silam.Novel di duga
menganiayaa enam pencuri sarang burung walet dan diantara salah satunya ditembak hingga
meningal dunia. Telah ditetapkan oleh POLRI sebagai tersangka Kompol Novel Baswedan
karena dia telah menganiaya berat seorang pencuri burung walet dan salah dianatara salah
satunya hingga meninggal dunia
Penelitian ini menggunakan metode analisis framing dengan mengangkat perangkat
analisis dari Robert N. Entman. Teori yang digunakan adalah teori ? teori dari 4 unsur elemen
yang dijelaskan Robert N. Entman yaitu: Define Problems ( pendefinisian masalah ), Diagnose
Causes ( memperkirakan penyebab masalah ), Make Moral Judgement ( membuat keputusan
moral ) dan Treatment Recommendation ( menekankan penyelesaian ).
Data ? data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber pada data primer yaitu berita
yang dimuat mengenai pertimbangan hukuman yang untuk tersangka Novel Baswedan atas
tindak pembunuhan terhadap seorang pencuri sarang burung walet di situs berita online
Metrotvnewscom dan Kompas.com mulai tanggal 5 Oktober 2012 sampai 10 September 2012.
Data sekunder adalah data ? data yang diperoleh dari informasi ? informasi yang relevan dari
buku, surat kabar, internet untuk menambah dan mendukung informasi dari penelitian.
Setelah dianalisis, terlihat bahwa kedua media memiliki frame yang berbeda dalam
menyikapi masalah hukuman yang dijatuhkan kepada tersangka Novel dalam kasus penangkapan
Kompol Novel Baswedan. Dalam Pemberitaan kasus tersebut,Metrotvnews.com lebih
menekankan bahwa tindakan Novel ini merupakan kasus kriminal murni dan jangan dikait-
kaitkan dengan kisruh POLRI dengan KPK yang saat ini memanas. Dan Jika Kompas.com lebih
melihat dari sisi pembelaan kepada tersangka Novel Baswedan oleh juru bicara KPK. Juru bicara
KPK dalam pembelaannya menyatakan bahwa kasus Novel ini sudah delapan tahun silam (basi)
kenapa baru diungkap sekarang hal ini menimbulkan spekulasi dugaan memperhambat proses
penyidikan kasus korupsi simulatir SIM yang dilakukan oleh Irjen Joko Susilo.
Kesimpulannya, masing ? masing media memiliki perbedaan tersendiri dalam
menbingkai suatu realitas, dari mana ideology itu dibentuk, apakah dilihat dari sisi sosial, atau
logika bedasarkan fakta yang terjadi.
Kata Kunci : Framing, Penangkapan Kompol Novel Baswedan, Hukuman Tersangka Novel,
Metrotvnews, Kompas.com, Robert N. Entman.