Abstract :
Routing adalah proses pencarian jalur pada jaringan komputer serta bertujuan
untuk mencari jalur terpendek pada jaringan untuk pengiriman paket data dari
sumber ke tujuan. Proses routing dilakukan oleh router, dalam proses routing,
switching time adalah masalah yang paling utama, karena dengan switching time
yang cepat maka proses pengiriman paket data dari sumber ke tujuan juga
semakin cepat dan kapasitas data yang dikirimkan juga semakin besar. Cepat
tidaknya switching time tergantung dari algoritma routing yang digunakan pada
router.
Dynamic Routing Protocol merupakan Routing protokol yang
memungkinkan network admin untuk mensetup jaringan tanpa harus mengupdate
konten dari routing table secara manual bila terjadi perubahan. Berbeda dengan
static routing yang mengharuskan admin untuk merubah route atau memasukkan
command secara manual di router tiap kali terjadi perubahan jalur. Dynamic
routing protocol mengkalkulasi metic yang terdapat pada satu atau lebih jalur
secara automatis dengan algoritma yang dimilikinya.
Ant Routing diadopsi dari perilaku koloni semut. Secara alamiah koloni
semut mampu menemukan rute terpendek dalam perjalanan dari sarang ke tempattempat
sumber makanan. Koloni semut dapat menemukan rute terpendek antara
sarang dan sumber makanan berdasarkan jejak kaki pada lintasan yang telah
dilalui. Semakin banyak semut yang melalui suatu lintasan, maka akan semakin
jelas bekas jejak kakinya. Ant Routing algoritma menerapkan kecerdasan
berkelompok untuk memecahkan masalah jaringan routing. Tiap Ant Packet
menyebar untuk mencari rute dengan jarak terpendek sampai ke node tujuan.
Kata kunci : Routing, Dynamic Routing, Ant Routing