Abstract :
Penelitian ini menaruh perhatian pada efektifitas aktivasi merek yang dilakukan Jawa Pos melalui kegiatan DBL Junior. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menguatkan citra merek dan meregenerasi pembaca dengan meraih pangsa pasar baru.
Peneltian ini menggunakan metode kualitatif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis filling system. Data diperoleh melalui observasi, guide interview, dan studi kepustakaan. Ada 5 orang yang dijadikan peneliti sebagai informan. Melalui hasil guide interview, kemudian data dianalisis dengan tolak ukur efektivitas yang terdiri dari Audience Coverage, Audience Responses, Communication Impact, dan Process of Influence. Selain itu juga melalui hierarki komunikasi yang terdiri dari positioning, personality, proposition.
Hasil penelitian ini berdasarkan analisis data yang didapat, yaitu melalui kegiatan DBL Junior yang dijadikan Jawa Pos sebagai sarana untuk dapat mencapai khalayaknya, dapat dikatakan berhasil dan juga efektif. Maka dapat disimpulkan Jawa Pos berhasil menanamkan merek kepada anak-anak remaja melalui kegiatan DBL Junior. Anak-anak remaja menjadi lebih sering membaca dan menjadi ketergantungan untuk selalu mengikuti perkembangan berita karena adanaya kegiatan aktivasi merek yaitu DBL Junior.