Abstract :
Tembakau aseli merupakan tanaman herba semusim yang ditanam untuk diambil
daunnya. Komoditas ini mempunyai peranan penting bagi perekonomian Indonesia,
dengan menghasilkan devisa ± US $ 56 juta. Luas areal pertanaman tembakau di
Indonesia mengalami penurunan yang sebelumnya tahun 2004 sebesar 260.378 Ha,
kemudian tahun 2009 turun menjadi 221.251 Ha. Penurunan tersebut karena banyak
lahan yang sudah beralih fungsi untuk pembangunan perumahan, gedung dan lain
sebagainya.
Penelitian tentang analisis keunggulan komparatif dan kompetitif usahatani
tembakau ?ASELI? pada lahan sawah dan lahan perbukitan di kabupaten Mojokerto
bertujuan : (1) Mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik sistem usahatani
tembakau aseli dilahan sawah dan lahan perbukitan. (2) Menganalisis daya saing
usahatani tembakau aseli dengan keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif
dilahan sawah dan lahan perbukitan.
Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang didapat dari
wawancara serta pengisian kuisioner langsung oleh responden dan data sekunder yang
berasal dari laporan pembukuan petani / kelompok tani serta publikasi dari lembagalembaga
pemerintahan seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan World Bank.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Untuk menjawab tujuan pertama yaitu Mengidentifikasi dan menganalisis
karakteristik sistem usahatani tembakau aseli dilahan sawah dan lahan perbukitan.
maka digunakan analisi metode Policy Analysis Matrix (PAM) melalui pendekatan
keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif.
2. Untuk menjawab tujuan kedua yaitu Menganalisis daya saing usahatani tembakau
aseli dengan keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif dilahan sawah dan
lahan perbukitan. maka digunakan analisis metode Policy Analysis Matrix (PAM).
Hasil penelitian yang diperoleh pada skripsi ini adalah sebagai berikut :
a. Hasil identifikasi dan analisis pada lahan sawah mempunyai keuntungan yang lebih
tinggi pada tingkat harga sosial sebesar lahan perbukitan mempunyai keuntungan
yang lebih tinggi pada tingkat harga sosial. Berdasarkan analisis daya saing
usahatani tembakau aseli pada lahan sawah dan lahan perbukitan yang memiliki
keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif.
b. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani tembakau aseli dilahan sawah
memiliki keunggulan komparatif sebesar 0.674 dan keunggulan kompetitif sebesar
0.677. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani tembakau aseli dilahan
Perbukitan memiliki keunggulan komparatif sebesar 0.624 dan keunggulan
kompetitif sebesar 0.654